Picu Aksi Kriminal, Diskominfo Kabupaten Bekasi Berencana Batasi Jam Operasional Warnet

Pembuatan akta kelahiran palsu diduga dilakukan pelaku di warnet yang ada di wilayah Tamansari, Tasikmalaya (ilustrasi)

Pembuatan akta kelahiran palsu diduga dilakukan pelaku di warnet yang ada di wilayah Tamansari, Tasikmalaya (ilustrasi)

POJOKJABAR.com, BEKASI – Jam operasional Warung Internet (Warnet) akan dibatasi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bekasi. Pasalnya, warnet yang tidak memiliki jam operasional terbatas kerap menjadi pemicu tindak kriminalitas.

Kepala Diskominfo Kabupaten Bekasi, Hudaya, mengatakan warnet yang tidak membatasi jam operasional kerap menjadi tempat nongkrong remaja dan pelajar. Sehingga dikhawatirkan akan memicu tindakan negatif.

“Dengan adanya keleluasaan perizinan warnet sampai 24 jam, ternyata tingkat kriminalitas tinggi, pemanfaatan untuk hal-hal yang negatif juga tinggi jadi penting untuk dibuat aturannya,” katanya.

Diskominfo Kabupaten Bekasi saat ini akan membuat kajian soal pembatasan operasional warnet. Kajian dilakukan dengan DPRD Kabupaten Bekasi dengan cara melakukan studi banding ke daerah lain yang udah menerapkan aturan tersebut.

“Nantinya apakah jam operasionalnya akan dibatasi atau gimana nanti sedang dalam kajian. Karena kan sebetulnya warnetnya itu tidak salah, yang salah pemanfaatannya karena digunakan untuk hal yang negatif,” ungkapnya.

(radar bekasi/dho/rbs/gob)


loading...

Feeds