Tawuran Maut di Kabupaten Bekasi Tewaskan Satu Orang, Lima Pelajar Ditangkap

DITANGKAP: Lima pelajar yang diduga melakukan pengeroyokan terhadap Muhammad Aldi Rifansyah (16) ditangkap polisi.

DITANGKAP: Lima pelajar yang diduga melakukan pengeroyokan terhadap Muhammad Aldi Rifansyah (16) ditangkap polisi.

POJOKJABAR.com, TAMBUN SELATAN – Lima pelajar ditangkap polisi. Mereka diduga telah melakukan pengeroyokan hingga menyebabkan Muhammad Aldi Rifansyah (16), siswa SMK Bina Karya Mandiri (BKM) tewas saat terjadi tawuran antar pelajar, di Tambun Selatan, Rabu (26/10/2016) kemarin.

Lima pelajar itu berinisial DP (17), F (18), IR (17), R (17), dan EL (17). Seluruhnya tercatat sebagai warga Tambun Selatan. Mereka ditangkap sehari setelah terjadi tawuran maut tersebut, tepatnya Kamis (27/10/2016) kemarin.

“Mereka (pelajar) diamankan 1×24 jam setelah terjadinya tawuran antar kedua SMK,” ucap Kapolres Metro Bekasi M Awal Chairuddin, Jumat (28/10/2016).

Tawuran ini melibatkan antara pelajar SMK BKM dan SMK Yapin. Tawuran terjadi di Jalan Raya Diponegoro, Kampung Kedunggede, RT 01/05, Desa Setiamekar, Tambun Selatan. Sebelum terjadi tawuran, salah seorang pelajar dari masing-masing kelompok sudah berjanji akan bertemu di lokasi tawuran.

Dalam pertemuan itu, pelajar dari SMK Yapin berjumlah 30 orang, sedangkan pelajar dari SMK BKM sebanyak 10 orang.


loading...

Feeds

Air merendam rumah warga di Kec. Pasaleman yang tingginya hampr menutup rumah. Foto: Bagja/pojokjabar

1.000 KK Korban Banjir Butuh Bantuan

POJOKJABAR.com, CIREBON – Lebih dari 1.000 Kepala Kelurga (KK) di Kecamatan Pasaleman Kabupaten Cirebon menjadi korban bencana banjir akibat jebolnya …