Dewan Bentuk Pansus Tolak Pengoperasian Bajaj Bekasi

AKAN DIPANSUSKAN: Bajaj melintasi Jalan Baru Underpass Bekasi Timur Kota Bekasi, Jumat (28/10/2016) kemarin. DPRD Kota Bekasi akan membuat pansus untuk angkutan lingkungan bajaj.FOTO:ARIESANT/RADAR BEKASI

AKAN DIPANSUSKAN: Bajaj melintasi Jalan Baru Underpass Bekasi Timur Kota Bekasi, Jumat (28/10/2016) kemarin. DPRD Kota Bekasi akan membuat pansus untuk angkutan lingkungan bajaj.FOTO:ARIESANT/RADAR BEKASI

POJOKJABAR.com, BEKASI – Komisi A dan Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, mendorong terbentuknya tim Panitia Khusus (Pansus), terkait adanya kebijakan pengoperasian moda transportasi Bajaj di Kota Bekasi.

Anggota Komisi B Wasimin mengatakan, pihaknya menolak keras adanya kebijakan bajaj. Kata dia, sebagai wakil rakyat sudah banyak aduan masyarakat yang menolak pengoperasian bajaj.

“Kota Bekasi ini sudah macet tanpa bajaj, apalagi kalau ada bajaj,” katanya usai menggelar rapat evaluasi dengan Dinas Perhubungan dan Organda di Gedung DPRD Kota Bekasi, kemarin (28/10/2016).

Dijelaskannya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi saat mengeluarkan kebijakan bajaj tanpa meminta persetujuan DPRD.

“Kita ini kan lembaga perwakilan rakyat, adanya bajaj ini menimbulkan masalah baru di tengah-tengah masyarakat. Terlebih pada tukang ojek pangkalan,” jelasnya.

Di depan awak media, dirinya menyampaikan, seharusnya Pemkot Bekasi menghargai konstitusi DPRD.

“Biar bagaimanapun yang menyangkut masalah publik, kita harus dilibatkan. Karena adanya bajaj banyak ngadu ke dewan, oleh sebab itu aspirasi warga ini harus diperjuangkan dengan pembentukan pansus,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Yayan Yuliana yang turut hadir pada rapat evaluasi mengatakan, sebelum memunculkan angkutan lingkungan jenis bajaj di Kota Patriot pihaknya sudah melakukan pengkajian.

“Ini hal yang wajar kalau ada gejolak, namun sesuai instruksi Walikota kita tetap lakukan demi pelayanan publik dari segi transportasi,” jelasnya.

Dirinya menyebut, dari hasil survei yang dilakukan, pihaknya mengklaim, adanya bajaj sangat disambut positif masyarakat umum.

“Kan yang menolak para pencari rezeki juga, namun dalam hal ini kita akan lakukan pendekatan persuasif supaya para tukang ojek mau untuk beralih sebagai pengemudi bajaj,” harapnya. (and)


loading...

Feeds

IMBAUAN: Kapolres Sukabumu, AKBP Nasriadi menyampaikan imbauan di hadapan jamaah salat Jumat di Masjid Agung Palabuhanratu.

Polres Sukabumi Siap Dampingi Ulama

Dalam imbauannya, perwira pangkat dua bunga melati emas itu siap memberikan jaminan kepada para ustadz yang akan menjalankan tugasnya sebagai …
Air merendam rumah warga di Kec. Pasaleman yang tingginya hampr menutup rumah. Foto: Bagja/pojokjabar

1.000 KK Korban Banjir Butuh Bantuan

POJOKJABAR.com, CIREBON – Lebih dari 1.000 Kepala Kelurga (KK) di Kecamatan Pasaleman Kabupaten Cirebon menjadi korban bencana banjir akibat jebolnya …