Nah Loh, Panwaslu Kabupaten Bekasi Ancam Copot Alat Peraga Kampanye

Pilkada Kabupaten Bekasi.

Pilkada Kabupaten Bekasi.

POJOKJABAR.com, CIKARANG PUSAT – Panwaslu Kabupaten Bekasi mengancam akan mencopot Alat Peraga Kampanye (APK) milik Pasangan Calon (Paslon) kepala daerah yang dipasang tidak sesuai aturan. Karena APK yang resmi diberikan oleh KPU ke setiap paslon kepala daerah.

Ketua Panwaslu Kabupaten Bekasi, Akbar Khadafi, mengatakan APK resmi akan diberikan ke masing-masing pasangan calon kepala daerah dari KPU dengan format dan desain yang sudah disepakati. Sehingga APK yang kini bertebaran di setiap wilayah akan dicopot.

“APK resmi itu yang diberikan oleh KPU dibuat oleh KPU dan paslon. Dan kami imbau seluruh paslon yang masih memasang alat peraga kampanye tidak sesuai dengan tempat yang ditentukan oleh KPU maka akan kami lakukan tindakan penurunan paksa terhadap APK tersebut,” ungkapnya.

“Panwaslu akan berkoordinasi dan kerja sama dengan keamanan dan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bekasi dalam proses penurunan APK tersebut,” lanjutnya.

Kata Akbar, Panwaslu Kabupaten Bekasi sudah melayangkan surat imbauan ke masing-masing paslon. Isi surat tersebut secara umum meminta agar APK yang tidak resmi dari masing-masing paslon diturunkan.

“Itu jelas pelanggaran, dan kita masih melakukan koordinasi,” katanya.

APK milik paslon tidak hanya dipasang di satu titik. Tapi, ada juga kandidat yang memasang APK di Angkutan Umum Perkotaan (Angkot).

Menanggapi itu, Kepala Terminal Kalijaya, Mulnadiantoro, memastikan angkot akan menjadi sarana pemasangan APK milik kandidat. Pihaknya mengaku tidak bisa melarang itu karena tidak ada instruksi dari pihak terkait.

“Kita belum ada instruksi apapun terkait adanya calon yang menggunakan angkot sebagai sarana kampanye. Namun jelas, bila seluruh kaca angkot ditutupi wajah paslon akan membahayakan penumpang juga ketidaknyamanan bagi penumpang angkot sendiri,” terangnya. (dan)


loading...

Feeds