Inalillahi… Guru SMA Tewas Ditabrak Kereta

sosok mayat wanita dalam keadaan habis terbakar ditemukan di Garut Kamis (6/4/2017)

sosok mayat wanita dalam keadaan habis terbakar ditemukan di Garut Kamis (6/4/2017)

POJOKJABAR.com, BEKASI – Seorang pengendara motor Suzuki Spin R B 6017 TMH, Harapan Habinsaran (51) tewas mengenaskan ditabrak kereta di perlintasan kereta api tanpa palang pintu Bulakkapal, Bekasi Timur, Kamis (27/10/2016) kemarin.

Korban warga Jalan Buton Perumnas III Kelurahan Arenjaya ini, tewas di lokasi kejadian pada pukul 11.54 WIB Kamis (27/10/2016).

Menurut saksi mata tukang ojek Slamet, korban sudah diperingatkan akan adanya kereta dari dua arah sekaligus. Namun setelah kereta arah Bekasi lewat, korban tiba-tiba nekat melintas. Saat bersamaan datang kereta dari arah Bekasi menuju Jawa yang langsung menabrak motor korban, hinga terseret sepanjang 100 meter.

“Orang-orang udah teriak ada kereta dari dua arah jangan lewat dulu, tapi pas kereta yang ke Bekasi lewat dia langsung melintas, ya udah ketabrak sampe keseret sampai depan makam pahlawan,” kata Slamet yang kesehariannya mangkal di dekat perlintasan rel kereta api Bulakkapal.

Informasi yang dihimpun Radar Bekasi, korban yang dikenal dengan naman Hotang merupakan seorang guru di SMA swasta di Bekasi Utara. Selain berprofesi sebagai guru, korban juga nyambi sebagai tukang ojek yang biasa mangkal di depan gedung Depsos, Bekasi Timur.

“Sebelum kejadian korban lagi main catur sama temannya sesama tukang ojek. Terus pamit mau cari sewa, eh tahunya saya dengar kabar ada yang ketabrak kereta. Pas saya lihat ternyata Pak Hotang,” ungkap Slamet di lokasi kejadian.

Korban yang tewas di lokasi kejadian mengalami luka parah di bagian kepala pecah dan kaki sebelah kiri putus. Jasad korban sempat tak dikenali warga. Namun akhirnya tukang ojek mengenali korban dari jaket dan sepeda motornya yang juga rusak parah.

Karena lokasi kejadian dekat dengan tempat tinggalnya, teman korban memberitahukan kejadian tersebut ke pihak keluarga korban. Kemudian tak berapa lama istri korban datang ke lokasi dan langsung histeris mengetahui suaminya tewas mengenaskan akibat tertabrak kereta.

“Kan deket Bulakkapal sama Perumnas III tempat tinggal korban. Jadi temen langsung ngasih kabar ke rumahnya. Istrinya dateng ke sini langsung histeris melukin jenazah suaminya,” ujar Slamet.

Tak berapa lama kemudian, kepolisian dari Polsek Bekasi Timur yang mendapat laporan warga, datang ke lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mencari keterangan dari para saksi. Jenazah korban dibawa ke RSUD Kota Bekasi guna dilakukan visum. (dat)


loading...

Feeds

Air merendam rumah warga di Kec. Pasaleman yang tingginya hampr menutup rumah. Foto: Bagja/pojokjabar

1.000 KK Korban Banjir Butuh Bantuan

POJOKJABAR.com, CIREBON – Lebih dari 1.000 Kepala Kelurga (KK) di Kecamatan Pasaleman Kabupaten Cirebon menjadi korban bencana banjir akibat jebolnya …