BP4K Kabupaten Bekaasi Minta Secepatnya Tetapkan Lahan Abadi

Lahan Abadi di Kabupaten Bekasi.

Lahan Abadi di Kabupaten Bekasi.

POJOKJABAR.com, CIKARANG PUSAT – Badan Penyuluh Pertanian Perkebunan Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kabupaten Bekasi meminta agar secepatnya lahan abadi pertanian ditetapkan. Dengan begitu produktivitas pertanian di Kabupaten Bekasi akan stabil setiap tahunnya.

Kepala BP4K Kabupaten Bekasi, Rohim Sutisna, mengatakan ada sekitar 33.338 hektare dari 12 kecamatan yang diusulkan Dinas Pertanian menjadi lahan abadi pertanian. Namun usulan tersebut belum final karena Bappeda mengusulkan lahan abadi pertanian hanya sekitar 25 ribu hektare.

“Jadi kita sih berharap pada angka 33 ribu hektare untuk lahan abadi pertanian, karena bila lebih luas lahan pertanian produksi pertanian juga bakal meningkat, karena hasil surveinya yang 33 ribu itu masih memungkinkan untuk lahan pertanian sesuai aturan perundang-undangan tentang lahan abadi,” ungkapnya.

Rohim menjelaskan, pada 2017 mendatang, Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) BP4K akan berubah menjadi Dinas Ketahanan Pangan. Oleh karena itu, kata dia, ketahanan pangan di Kabupaten Bekasi perlu ditingkatkan.

“Makanya adanya perubahan ini kita sedang berpikir bagaimana ketahanan pangan di Kabupaten Bekasi ditingkatkan, dan kalau bicara ketahanan pangan itu ada dua macam produksi ditingkatkan atau mengambil dari luar, makanya ini berkaitan juga dengan lahan abadi berkelanjutan,” tuturnya.

Meski ingin segera ditetapkan lahan abadi pertanian, sambung Rohim, sebelumnya di Kabupaten Bekasi belum pernah mengalami kerawanan pangan. Menurutnya, produksi pertanian di daerah yang dikenal dengan kawasan industrinya ini selalu surplus.

“Hasilnya surplus setiap tahun, makanya ke depan bagaimana meningkatkannya, sehingga ketahan pangan di Kabupaten Bekasi bisa lebih mandiri lagi,” katanya.

“Jadi kalau lahan abadinya sudah ditetapkan kita bisa tahu wilayah mana saja yang potensi untuk prioritas padi A misalnya, terus di wilayah yang lain dengan padi B, sehingga lebih mempermudah,” sambungnya. (dho)


loading...

Feeds

Air merendam rumah warga di Kec. Pasaleman yang tingginya hampr menutup rumah. Foto: Bagja/pojokjabar

1.000 KK Korban Banjir Butuh Bantuan

POJOKJABAR.com, CIREBON – Lebih dari 1.000 Kepala Kelurga (KK) di Kecamatan Pasaleman Kabupaten Cirebon menjadi korban bencana banjir akibat jebolnya …