Ratusan Kelas Tidak Layak, Disdik Kabupaten Bekasi Gandeng Program CSR

TIDAK LAYAK: Sejumlah siswa SDN 02 Lambangjaya, Tambun Selatan sedang mengikuti kegiatan belajar mengajar. Ruang kelas tersebut tidak layak pakai, karena beberapa ubin sudah mengelupas.FOTO:DOK/RADAR BEKASI

TIDAK LAYAK: Sejumlah siswa SDN 02 Lambangjaya, Tambun Selatan sedang mengikuti kegiatan belajar mengajar. Ruang kelas tersebut tidak layak pakai, karena beberapa ubin sudah mengelupas.FOTO:DOK/RADAR BEKASI

POJOKJABAR.com, CIKARANG PUSAT – Ratusan ruang kelas di sejumlah sekolah di Kabupaten Bekasi tidak layak ditempati. Selain minim perawatan, beberapa bagian bangunan nyaris roboh, karena termakan usia. Sebagian besar, bangunan tersebut milik sekolah dasar.

Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi mencatat, sedikitnya ada sekitar 200 ruang kelas yang kondisinya sangat memprihatinkan. Untuk memperbaiki ratusan ruang kelas tersebut, dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi hanya mendapat anggaran sekitar Rp9 miliar.

“Ada sekitar 200 ruang kelas yang rusak, dan dana yang didapat kemarin sekitar sembilan miliar, berarti kalau dengan mebel, kemungkinan untuk tahun depan dana akan turun sekitar 11 miliar, karena pasti ada kenaikan harga,” kata Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pedidikan Kabupaten Bekasi, Heri Erlangga.

Untuk menutupi kekurangan tersebut, lanjut Heri, Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi akan menggandeng sejumlah perusahaan untuk membantu pendidikan di Kabupaten Bekasi melalui program Corporate Social Responsibility.

“Untuk menutupi kekurangan tahun depan kita sudah ada perusahaan yang bersedia, tetapi bentuknya apa kita belum tahu, apakah perbaikan atau menyumbang buku, apa membuat WC, karena itu kebijakan mereka, bukan kita,” ucapnya.

Mengingat anggaran yang dibutuhkan juga cukup banyak, Heri mengaku tidak ada niat untuk melakukan merger sekolah-sekolah tersebut. Menurutnya, pemerintah daerah, melalui dinas pendidikan bias menyelesaikan permasalahan tersebut dengan cara bertahap.

“Gak perlulah merger, kita bisa benerin itu semua, tetapi memang tidak langsung, karena di saat kita benerin, pasti ada kelas yang juga mengalami kerusakan, meskipun tidak signifikan,” pungkasnya. (ich)


loading...

Feeds