Pemohon Membludak, Blangko E-KTP Kosong Lagi

Ilustrasi e-KTP.

Ilustrasi e-KTP.

POJOKJABAR.com, CIKARANG PUSAT – Blangko KTP elektronik (E-KTP) kembali kosong di Oktober. Padahal, pemohon E-KTP membludak setiap harinya. Sebagai antisipasi, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi mengeluarkan surat keterangan.

Surat keterangan yang dikeluarkan Disdukcapil sebagai pengganti sementara E-KTP bagi warga yang sudah melakukan perekaman data. Setiap hari, Disdukcapil mengeluarkan sekitar 200 surat keterangan.

Sekretaris Disdukcapil Kabupaten Bekasi, Ade Ismail, membenarkan blangko E-KTP di bulan ini kosong. Kata dia, blangko akan kembali diterima dinasnya pada November 2016.

“Blangkonya memang kosong dari Kemendagri, makanya kita buat surat keterangan bagi mereka yang sudah melakukan perekaman, dan surat keterangan ini bisa digunakan  untuk kepentingan Pilkada, perbankan, imigrasi, kepolisian, BPJS, dan sebagainya,” ungkapnya.

“Surat keterangan ini sifatnya sementara saja dan ada batas waktunya enam bulan ke depan, bila sudah ada blangko warga bisa meminta E-KTP yang sudah dicetak,” sambungnya.

Dikatakan Ade, Disdukcapil Kabupaten Bekasi masih memiliki utang pencetakan E-KTP sebanyak 65 ribu. Karena puluhan ribu masyarakat Kabupaten Bekasi itu sudah melakukan perekaman data di tiap kecamatan dan di Disdukcapil.

“Jadi kalau tiap bulannya dapet blangko E-KTP 5 ribu maka akan berkurang utang kita kepada yang sudah melakukan perekaman, tapi data ini akan bertambah setiap harinya seiring semakin banyaknya warga yang sudah melakukan perekaman,” katanya.

Disdukcapil, lanjut Ade, memprioritaskan pencetakan E-KTP untuk masyarakat yang sudah melakukan perekaman data dan kepada pemilik KTP pemula seperti pelajar yang baru berusia 17 tahun.

“Yang diprioritaskan itu memang yang sudah melakukan pencetakan supaya bisa diminimalisir penumpukannya dan antrean juga setidaknya ada pengurangan meski setiap hari pasti aja ada pemohon baru,” ungkapnya. (dho)


loading...

Feeds