Ketua DPRD dan Komisi II Saling Tunjuk Soal Draf PKS Revitalisasi Pasar Cikarang

Pasar Cikarang.

Pasar Cikarang.

POJOKJABAR.com, CIKARANG PUSAT – Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Eka Supriatmaja, membantah jika disebut sengaja menahan draf Perjanjian Kerja Sama (PKS) revitalisasi Pasar Cikarang agar tidak dibahas. Menurutnya draf yang ia terima dari eksekutif baru sebatas usulan.

Ia beralasan tidak melakukan pembahasan rapat pimpinan soal draf revitalisasi Pasar Cikarang karena masih menunggu kesiapan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pasar (Disperindagpas) Kabupaten Bekasi. Ia mengaku sudah melimpahkan sebagain draf tersebut ke komisi II DPRD Kabupaten Bekasi.

“Sekarang notanya juga belum saya terima dari komisi II, begitu juga belum tahu kesiapan Disperindagpas sejauh ini, karena tidak pernah melakukan prestasi kepada kita, kan nggak mungkin kita bahas-bahas aja,” katanya.

Kata Eka, Disperindagpas dan komisi II juga belum melakukan komunikasi ke pimpinan DPRD, sehingga belum dilakukan rapat pimpinan untuk pembahasan draf PKS revitalisasi Pasar Cikarang.

“Karena tidak ada komunikasi keduanya kita juga tidak langsung bahas aja, karena memang mekanismenya ada rapat pimpinan kemudian dibahas di Banmus selanjutnya bikin pansus,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi, Mulyana Muhtar, membantah pernyataan Eka yang menyebut komisi II telah menerima sebagian draf PKS revitalisasi Pasar Cikarang. Selama ini kata Mulyana, pihaknya belum pernah mendapatkannya.

“Sekarang kalau sudah pernah diberikan dokumennya mana? Sekarang dokumennya aja cari, kalau pernah ngasih jangan bicara lisan sekarang dokumennya aja dulu berikan,” katanya.

“Nanti rapim yang menentukan mau dibahas terus dibuat pansus setelah Banmus dan itu terserah pimpinan mau melakukannya. Sekarang semua pimpinan aja tidak pernah dapat tembusan (draf PKS) dari ketua dewan, masak langsung ujug-ujug ke komisi II, rapim dulu lah,” sambungnya. (dho)


loading...

Feeds