Ketahuan Mencuri Honda CBR, Alvian Dikormas

Ilustrasi Maling .

Ilustrasi Maling .

POJOKJABAR.com, CIKARANG UTARA – Wajah Alvian Nurzaman (20) bengep dan tubuhnya lebam setelah dikeroyok massa (dikormas) di Kampung Ciberem, Desa Mekarmukti, Cikarang Utara, Rabu (19/10/2016). Beruntung nyawanya bisa diselamatkan oleh anggota polisi yang kebetulan melintas di lokasi kejadian.

Alvian diamuk massa karena ketahuan saat berupaya mencuri sepeda motor Honda CBR di sebuah rumah kontrakan di RT02/04, Kampung Ciberem, Desa Mekarmukti. Sementara seorang rekannya berhasil melarikan diri ketika mendengar teriakan korban.

Upaya pencurian sepeda motor ini terjadi sekitar pukul 05.00. Meiko Febrianto (21), terbangun dari tidurnya karena mendegar suara gaduh dari luar pintu rumah kontrakan. Saat ia mengintip ke melalui jendela, ia melihat Alvian sedang membongkar paksa kunci sepeda motor Honda CBR miliknya.

Meiko langsung berteriak minta tolong. Teriakan itu mengundang reaksi warga dan membuat pelaku panik.

“Mendengar orang terbangun, pelaku panik dan berusaha melarikan diri,” ucap Kapolsek Cikarang, Kompol Puji Haradi.

Melihat reaksi warga, Alvian berlari menghampiri temannya yang menunggu di atas sepeda motor Honda Beat dengan nopol T4801NG, di luar rumah kontrakan. Namun upaya Alvian sia-sia karena warga langsung menangkapnya. Sedangkan satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri tanpa menggunakan sepeda motornya.

“Tersangka ini ditinggal oleh temannya, karena dia panik juga saat korban berteriak meminta bantuan, kemudian warga beramai-ramai menangkap pelaku yang tertinggal,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polrestro Bekasi, AKP Endang Longla, mengatakan warga yang kesal langsung mengeroyok Alvian hingga babak belur. Beruntung nyawa Alvina bisa diselamatkan tim buru sergap yang sedang melintas di lokasi.

Dari tangan tersangka, penyidik menyita barang bukti berupa peralatan untuk mendukung aksi pencurian sepeda motor, seperti satu buah tas berisi satu kunci letter T, enam anak kunci letter T, satu kunci letter L, sebilah gunting, satu unit obeng, satu unit kunci ring ukuran 8 cm dan 9 cm.

Endang menduga tersangka merupakan pemain lama kasus pencurian. Sebab peralatan yang disita penyidik cukup lengkap. Bahkan jika diprediksi, pelaku bisa menggasak satu unit sepeda motor dalam waktu 3 menit smpai 5 menit.

Pelaku saat ini berada di rumah sakit untuk mendapat perawatan karena menderita luka parah. Akibat perbuatannya, ia dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman penjara maksimal enam tahun.

“Kami masih menggali keterangan pelaku, dan mencari tahu tempat persembunyian komplotan mereka,” ungkapnya.(dho)


loading...

Feeds