‘Golkar’ Ajak Pro Ahok Dukung Neneng di Pilkada Kabupaten Bekasi

SPANDUK DUKUNGAN?:  Pendukung Neneng YES mencopot spanduk yang mengatasnamakan Partai Golkar bergambar Neneng Hasanah Yasin bersama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di depan Gedung DPRD Kabupaten Bekasi,Rabu (19/10/2016).FOTO:NEO/RADAR BEKASI

SPANDUK DUKUNGAN?: Pendukung Neneng YES mencopot spanduk yang mengatasnamakan Partai Golkar bergambar Neneng Hasanah Yasin bersama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di depan Gedung DPRD Kabupaten Bekasi,Rabu (19/10/2016).FOTO:NEO/RADAR BEKASI

POJOKJABAR.com, CIKARANG PUSAT – Meski Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang juga gubernur berkompetisi di Pilgub DKI Jakarta, namanya turut populer di Kabupaten Bekasi. Bahkan foto cagub petahana ini disandingkan dengan foto Cabup Neneng Hasanah Yasin dalam sebuah spanduk yang beredar di Kabupaten Bekasi akhir-akhir ini.

Pemasangan spanduk dukungan kedua calon usungan Partai Golkar ini, lengkap dengan tulisan berbunyi, ‘Di Jakarta Kita Menangkan Ahok. Di Bekasi Kita Menangkan Neneng,’ ternyata tak membuat pendukung dari kubu Beringin itu senang. Mereka justru menuding ada kelompok tertentu yang sengaja membuat provokasi dengan pemasangan spanduk tersebut.

Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi, Achmad Budiarta memastikan pemasangan spanduk tersebut tidak dilakukan pendukung atau tim pemenangan Neneng YES. Ia mengakui memang benar di Pilgub DKI Jakarta partainya mendukung bakal pasangan calon petahana, Basuki Tjahja Purnama atau Ahok yang berpasangan dengan Djarot.

Akan tetapi, ia menegaskan kalau kondisi politik antara DKI Jakarta dan kondisi politik di Kabupaten Bekasi berbeda satu dengan lainnya. Dia menilai spanduk itu sebagai salah satu upaya untuk provokasi.

“Karena, Pilkada DKI ini tidak terkait dengan Kabupaten Bekasi. Dukungan Golkar di DKI Jakarta ini tidak terkait dengan Kabupaten Bekasi. Jadi saya menganggap yang melakukan ini bukan dari kami. Tapi ulah orang tidak bertanggungjawab. Saya menganggap bahwa ini hanya upaya penggiringan opini untuk menjudge bahwa Bu Neneng pro Ahok. Padahal, kami tidak terkait dengan apa yang terjadi di DKI,” ujarnya.

Budi juga mengaku pihaknya sedang menelusuri pihak-pihak yang memasang spanduku dukungan tersebut. “Kita akan cari tahu siapa yang memasang spanduk itu dan bilamana tidak ada pertanggungjawaban ya  bisa saja kita tempuh jalur hukum. Kenapa tidak ? Ini kan bagian ulah untuk memprovokasi pendukung bu Neneng. Karena Ahok itu menjadi bagian kontroversi di Jakarta kan, kami nggak mau terbawa oleh masalah hal yang di Jakarta, seperti itu,” ucapnya.

Dengan adanya spanduk tersebut, ia telah menginstruksikan seluruh tim pendukung untuk mencabut spanduk tersebut jika melihatnya. “Kedepan, kita semakin memahami bahwa ada upaya menjatuhkan, mendiskriditkan dengan berbagai upaya. Baik provokasi di medsos dan spanduk semacam ini,” katanya.

Spanduk berwarna kuning dan bertuliskan ‘Di Jakarta Kita Menangkan Ahok, Di Bekasi Kita Menangkan Neneng,’ berlogo Partai Golkar di sebelah kanan dan foto Ahok dan Neneng di sebelah kiri spanduk, itu terpasang di sejumlah lokasi di Kabupaten Bekasi.

Diantaranya di depan Kantor DPRD Kabupaten Bekasi dan Pintu Keluar Tol Delta Mas pada Rabu (19/10/2016). Namun, spanduk tersebut langsung dicabut pendukung pasangan Neneng YES. Alasannya pemasangan spanduk dilakukan bukan oleh pendukung Neneng YES. (neo)


loading...

Feeds