Alexander Zulkarnaen: Saya Tidak Akan Segan-segan Memberikan Sanksi pada Staff Saya

Alexander Zulkarnain.

Alexander Zulkarnain.

POJOKJABAR.com, BEKASI – Ditengah gencarnya pemerintah untuk memperbaiki sistem dan meningkatkan mutu Pendidikan di Kota Bekasi, namum masih saja ada oknum-oknum yang memanfaatkannya untuk kepentingan pribadi.

Ya, praktik pungutan liar (pungli) masih terjadi di sejumlah sekolah di Kota Bekasi. Pungli tersebut, biasanya dibalut dengan iyuran sekolah. Kondisi ini kerap dikeluhkan orang tua wali murid.

Iyuran, paling banyak terjadi saat memasuki tahun ajaran baru. Alih-alih untuk sebagai iyuran sekolah, namun sayangnya tidak dilandasi dengan aturan yang kuat. Kondisi ini diakui oleh Kepala Dinas pedidikan Kota Bekasi Alexander Zulkarnaen.

Kepada Radar Bekasi, dia mengaku sudah sering mendengar keluhan tersebut. Namun sayangnya, orang tua tidak berani melaporkan secara langasug. Dengan kejadian tersebut, di amengaku akan memperketat pengawasan kepada setiap sekolah.

“Saya tidak akan segan segan memberikan sanksi kepada staff saya atau sekolah yang melakukan pungli tanpa ada aturan yang ada. Karena memang kami ingin memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa ada pungli, selain itu juga pungli bisa membuat resah masyarakat karena masyarakat akan takut dengan biaya yang di tembak padahal itu tidak ada biaya,”ujarnya.

Alex menambahkan, untuk mengantisipasi hal tersebut,  pihaknya akan melakukan kontrol agar tidak terjadi pungli di lingkungan Dinas Pendidikan dan juga Sekolah yang ada di Kota Bekasi. Selain itu juga peran masyarakat juga sangat di butuhkan untuk memberikan informasi jika ada pungli.

“Saya juga berharap peran masyarakat juga sangat di butuhkan untuk bisa melaporkan jika terjadi pungli, yang terpenting ada buktinya maka akan saya tindak pelaku pungli tersebut,”pungkasnya.

Lanjut Alex, pungli terjadi di karenakan masyarakat yang ingin mengurus administasi dengan cepat. Kedepan semua pelayanan di Dinas Pendidikan Kota Bekasi tidak di benarkan adanya pungli.

“Nah, biasanya masyarakat juga yang membuat pungli itu terjadi, seharunya semua adminstrasi berjalan dengan prosuderal tetapi karena ingin cepat mereka memberikan uang agar cepat, dan itu biasa terjadi saat PPDB online,”ungkapnya. (ran)


loading...

Feeds