Ditinggal Para Atletnya, PRSI Kabupaten Bekasi Putar Otak

Ilustrasi Renang.

Ilustrasi Renang.

POJOKJABAR.com, BEKASI – Pekan Olahraga Daerah (PORDA) XIII 2018, di Kabupaten Bogor menjadi beban berat Cabang Olahraga (Cabor) Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kabupaten Bekasi. Pasalnya, PRSI mulai kehilangan beberapa pilar pentingnya usai melewati Porda XII 2014, saat Kabupaten Bekasi menjadi tuan rumah.

Tidak hanya dibebani dengan hijrahnya para atlet, pembuktian proses pembinaan PRSI Kabupaten Bekasi selama ini juga dipertaruhkan.

Mengantisipasi kemunduran prestasi, PRSI mulai pasang kuda-kuda. Target utama mereka, bisa meloloskan banyak atlet di babak kualifikasi Porda.

Ketua PRSI Kabupaten Bekasi, Wanto mengakui, persiapan Porda kali ini terasa berat dibandingkan Porda XII 2014. Alasannya, kondisi tim tidak sama seperti dua tahun silam. Banyak wajah baru yang mengisi daftar nama perenang Kabupaten Bekasi.

“Lihat saja anak-anak yang latihan, mereka masih muda-muda sekali. Dan mereka juga yang akan terjun di Porda nanti. Kalau soal umur memang mereka masih muda, tapi mereka punya semangat yang tinggi sekali,” ujar Wanto kepada Radar Bekasi, Selasa (18/10/2016).

Kepindahan atlet membuat pengurus harus putar otak. Proses pembinaan yang baik, menjadi cara untuk menambal degradasi prestasi di tubuh PRSI. Dua tahun melakukan pembinaan, PRSI Kabupaten Bekasi mengklaim, sudah mulai mendapatkan hasil. Kini, hasil pembinaan tersebut akan dibuktikan di event resmi.

Meskipun membawa atlet muda, pengurus renang Kabupaten Bekasi optimis bisa memberikan hasil yang tidak jauh berbeda dengan Porda sebelumnya. “Insya Allah pemain-pemain muda kita bisa membuktikan. Kami tak pernah membebani mereka. Biar lepas dan enjoy saja perkembangannya,” tandas dia. (yay)


loading...

Feeds