Upaya Pemkot Bekasi Menyelamatkan Persipasi dari Keterpurukan

Persipasi Bekasi

Persipasi Bekasi

POJOKJABAR.com, BEKASI – Klub sepak bola kebanggaan masyarakat Kota Bekasi, Persipasi kini dalam kondisi terpuruk. Pemerintah Kota Bekasi meminta, klub berjuluk Laskar Patriot ini harus segera diselamatkan.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, meminta adanya reformasi besar-besaran terhadap manajeman Persipasi. Dia menegaskan, Persipasi milik warga Kota Bekasi, bukan milik perorangan maupun komunitas.

Selama ini, katanya, permasalahan yang terjadi di tubuh Persikasi tidak pernah bisa selesai, yang mengakibatkan Persipasi menjadi mati suri. Tidak ada kejelasan nasib Persipasi menjadi tim kebanggaan warga Kota Bekasi hingga minim prestasi.

Sedangkan warga menunggu bangkitnya Persipasi untuk bisa berlaga di Stadion Patriot Candrabhaga. Selain itu, Rahmat Effendi juga meminta kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bekasi, maupun warga Bekasi untuk bersama-sama menyelamatkan Persipasi dari keterpurukannya.

“Lihat Persipasi sekarang hidup gak, mati gak, tapi udah ada yang menjualnya. Kami mohon kepada siapa pun, warga maupun Ketua KONI untuk segera membantu menyelamatkan Persipasi,” ungkap Pepen di hadapan seluruh kepala SKPD dan wartawan.

Pria yang akrab disapa Pepen melanjutkan,  tim Persipasi saat ini sudah dalam kondisi genting pasca dualisme kepemimpinan. Terlebih 28 klub sepak bola di Kota Bekasi sepakat untuk dilakukan perubahan terhadap manajemen Persipasi saat ini. Klub berharap, Persipasi mampu bersaing dengan klub-klub besar di Indonesia, dan  bisa bermain di stadion bertaraf internasional.

Sebelumnya, sebanyak 28 klub Sepak Bola se-Kota Bekasi menginginkan adanya penyegaran di dalam kepengurusan Persatuan Sepak Bola Indonesia Patriot Kota Bekasi (Perispasi). Pasalnya, legalitas formal yang diberikan kepada Engkus Suprihatin, sebagai Ketua Persipasi dinilai oleh para klub belum memberikan kontribusi besar kepada Persipasi.

Sementara itu, Ketua PSSI Kota Bekasi, Mardani  meminta kepada para pengurus klub sepak bola yang ada di Kota Bekasi itu memberikan sumbang sarannya, demi mengantarkan Persipasi ke dalam Divisi Utama di Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Jogja dalam waktu dekat ini.

“Saya meminta kepada bapak-bapak semua yang hadir di sini, agar memberikan masukannya mengenai Persipasi ini. Setelah ini nanti supaya bisa saya antarkan pesan-pesan bapak ini kepada Wali Kota Bekasi, bersama Ketua KONI Kota Bekasi. Karena percuma punya stadion bagus tapi tidak dimanfaati,” ungkap Mardani dalam rapat, yang diselenggarakan di Kantor KONI Kota Bekasi.

Mardani mengakui, bahwa Persipasi tidak akan besar, jika bukan orang-orang profesional yang mengurusnya. “Kalau tidak mampu silakan serahkan kepada orang yang profesional. Mungkin Pak Wali dengan power-nya mampu mencari orang kompeten untuk mengurus Persipasi. Siapapun yang memegang Persipasi akan terseok-seok, karena tidak mendapat bantuan dari APBD, itu seperti yang dibilang oleh Kemendagri waktu itu. Kecuali yang memegang Persipasi profesional, meski tidak banyak uang, tapi profesional, Persipasi pasti besar,” pungkasnya. (dat)


loading...

Feeds

KOMPAK: APJ (kiri) saat bersilaturahmi ke Ketua NU Kabupaten Bogor, Romdoni (tengah).

APJ Minta Restu Ketua NU Kabupaten Bogor

POJOKJABAR.com, BOGOR – Bakal calon Bupati Bogor, Alek Johan Purnama (APJ), terus bersilaturahmi terutama kepada para tokoh. Sebelumnya, APJ mengunjungi …