Jalan TPA Sumurbatu Rusak, Tiga Truk Nyungsep

TERGULING: ALat berat tengah mengevakuasi truk sampah milik Pemkot Bekasi yang terguling di area TPA Sumurbatu Kota Bekasi, Jumat (14/10/2016) kemarin.FOTO:ARIESANT/RADAR BEKASI

TERGULING: ALat berat tengah mengevakuasi truk sampah milik Pemkot Bekasi yang terguling di area TPA Sumurbatu Kota Bekasi, Jumat (14/10/2016) kemarin.FOTO:ARIESANT/RADAR BEKASI

POJOKJABAR.com, BANTARGEBANG – Puluhan sopir truk sampah pengangkut sampah dari wilayah Kota Bekasi ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumurbatu mengeluhkan rusaknya jalan di dalam TPA. Akibat jalan rusak tersebut sudah tiga truk sampah terbalik.

Insfratuktur jalan di dalam TPA banyak terdapat lubang maupun retakan aspal. Retakan aspal sering kali menyebabkan ban truk selip hingga akhirnya truk terbalik.

Keadaan tersebut diperparah dengan jalanan yang licin akibat air lindi maupun lumpur dari gunungan sampah yang terbawa air dan menggenangi jalan. Dengan kondisi jalan yang sudah tidak layak, sopir truk harus lebih ekstra hati-hati saat melaju di dalam TPA.

Sementara kondisi sopir truk banyak yang sudah tidak dalam kondisi prima. Sebab saat memasuki TPA, mereka sudah dihadapkan antrean panjang, bahkan bisa satu malam truk menginap di TPA untuk membuang sampah.

Seperti yang diungkapkan salah satu sopir truk sampah Ramli, dirinya merasa khawatir truk yang di kendarainya terbalik seperti truk sebelumnya.

Dengan beban berat sampah yang melebihi kapasitas, kata Ramli, para sopir harus bisa memilih jalan agar tidak terperosok diretakan aspal maupun lobang. Lengah sedikit, bisa menyebabkan ban selip di retakan aspal lalu terbalik.

“Jalanan di dalam TPA sudah tidak layak, jalannya banyak yang retak dan berlobang, kalau kita gak hati-hati ban bisa selip. Apalagi jalanannya licin banyak lumpurnya ditambah fisik yang sudah lelah karena begadang di TPA, nunggu antrean,” kata Ramli.

Ramli melanjutkan kondisi di TPA sudah tidak lagi aman, bagi pekerja maupun pemulung, dengan ketinggian sampah yang mencapai 20 meter, bisa kapan saja terjadi longsor yang dapat membahayakan bagi siapa saja yang berada di area tersebut.

Selama musim hujan, lanjut Ramli sudah berulang kali sampah dari atas turun ke bawah terbawa air, sehinga jalan tertutup oleh sampah. Sehingga menganggu proses pembuangan sampah.

“Kalau kondisi TPA terus kayak gini berat bang kami sebagai sopir. Bayangin aja setiap hujan sampah turun ke jalan, truk jadinya gak bisa lewat nunggu dibersihin jalannya, kalau udah gitu mau gak mau kami nginep di lokasi, masa balik lagi ke wilayah bawa sampah kan gak mungkin,” tutur Ramli.

Hal senada diungkapkan sopir lainnya Gatot. Bahkan, dirinya sudah dua kali truk yang dibawanya tergelincir masuk ke saluran akibat jalan yang licin. Beruntung kejadian tersebut tidak melukai dirinya. Jalan yang licin serta retakan aspal yang cukup lebar lah yang dituding menjadi penyebab sering terjadinya kecelakaan di dalam TPA.

“Orang di luar mah gak tau, bawa mobil di sini bisa kecelakaan, yang tau kita-kita ini. Saya aja dua kali ban truk slip di aspal yang retak, pas digas truk malah melintir masuk ke selokan, untungnya gak sampai terbalik. Kalau gini terus yah gak tenang kerja juga, kami kan beda gak kaya PNS, kenapa-kenapa lagi kerja terus masuk RS yah biaya sendiri,” ujar Gatot yang sudah setahun membawa truk sampah milik Kota Bekasi.

Terpisah Kepala Dinas Kebersihan Kota Bekasi, Abdillah menjelaskan terkait insfratuktur jalan di TPA Sumurbatu pihak telah mengambil langkah melakukan pengurukan jalan yang rusak secara swadaya. Dan juga telah berkoordinasi dengan dinas terkait seperti Disbimarta untuk melakukan perbaikan.

“Kami telah koordinasikan dengan Bimarta untuk memperbaiki jalan di lingkup TPA dan secara swadaya kami telah mengantisipasi pengurukan jalan tersebut,” ungkap Abdillah. (dat)


loading...

Feeds

BUMD

BUMD Bandung Barat Masuk Catatan Hitam

POJOKJABAR.com, NGAMPRAH – Mangkirnya Direksi BUMD Kabupaten Bandung Barat PT. Perdana Multiguna Sarana (PMgS) menyulut emosi anggota DPRD Bandung Barat …