Harga Cabai di Pasar Induk Cibitung Tembus Rp55 Ribu per Kg

ilustrasi Cabai.

ilustrasi Cabai.

POJOKJABAR.com, CIBITUNG – Harga cabai mulai merangkak naik. Dari harga semula yang hanya dibanderol Rp25 ribu, harga cabai saat ini bisa tembus hingga Rp50 ribu per kilogram di pedagang eceran.

Salah seorang pedagang bumbu dapur di Pasar Induk Cibitung, Alam Ramlan (40) mengungkapkan, dalam satu minggu ini harga cabai memang sedang tidak stabil.

“Saat ini, cabai rawit Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram. Sementara yang paling naik, cabai keriting Rp45 ribu hingga di eceran mencapai Rp55 ribu,” katanya kepada Radar Bekasi, Jumat (14/10/2016).

Iya menilai, petani penghasil cabai di Jawa Barat saat ini banyak mengalami kerugian. Tidak adanya panen yang melimpah membuat cabai mengalami kenaikan.

“Distributor membebankan biaya tranportasi untuk menutupi biaya pengiriman cabai rawit. Mungkin, hujan deras juga memengaruhi,” lanjutnya.

Sementara pedagang di Pasar Tambun, Jana (40) mengatakan, cabai rawit saat ini dijual dengan harga mencapai Rp47 ribu. Menurutnya, kenaikan harga terjadi lantaran kondisi cuaca yang sedang tidak menentu sehingga berpengaruh pada penghasilan petani cabai.

“Alasan tiap agen, hasil tani banyak yang gagal. Kalau di pasar saja harganya mahal seperti ini, apalagi kalau di warung eceran, bisa lebih mahal lagi,” katanya.

Secara keseluruhan, kata dia, pasokan cabai ke pasar dinilai masih menjadi masalah utama terbatasnya persediaan cabai rawit di pasaran.

“Apalagi pasokan yang terganggu akibat cuaca yang tidak mendukung,” imbuhnya.

Ia menambahkan, naiknya harga cabai rawit ini juga berdampak terhadap kenaikan harga cabai merah. Namun demikian, kenaikan harga cabai merah masih relatif stabil.

“Sayuran lain harganya masih sama. cuma  cabai saja yang naik,” tandasnya. (dan)


loading...

Feeds

BUMD

BUMD Bandung Barat Masuk Catatan Hitam

POJOKJABAR.com, NGAMPRAH – Mangkirnya Direksi BUMD Kabupaten Bandung Barat PT. Perdana Multiguna Sarana (PMgS) menyulut emosi anggota DPRD Bandung Barat …