Penyerapan APBD 2016 Ditarget 90 Persen

KANTOR BUPATI: Penyerapan APBD 2016 masih sekitar 65 persen. Sementara tahun ini masih menyisakan sekitar tiga bulan lagi.FOTO:DOKUMENTASI/RADAR BEKASI

KANTOR BUPATI: Penyerapan APBD 2016 masih sekitar 65 persen. Sementara tahun ini masih menyisakan sekitar tiga bulan lagi.FOTO:DOKUMENTASI/RADAR BEKASI

POJOKJABAR.com, CIKARANG PUSAT – Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin menargetkan penyerapan APBD 2016 hingga akhir tahun bisa mencapai 90 persen. Target tersebut masih jauh dari realiasasi karena hingga triwulan ke empat penyerapan anggaran baru mencapai 65 persen.

Neneng yakin dengan waktu tersisa sekitar tiga bulan anggaran, APBD tahun ini bisa terserap dengan maksimal.

“Makanya sisa waktu ini memang harus dikebut dan target kita bisa mencapai 90 persen penyerapannya,” katanya.

Dikatakan Neneng, semua kegiatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sudah berjalan sesuai perencanaannya. Namun ia mengakui kalau penyerapan anggaran akan tersendat pada kegiatan di Dinas Bina Marga Pengelolaan dan Sumber Daya Air (DBMPSDA).

“Jadi seperti di DBMPSDA kerjaannya sudah kelar, tapi pihak ketiga melakukan pencairannya belakangan, jadi tidak on progress. Padahal mereka bisa mengambil 30 persen ya, tapi biasanya diambilnya setelah pekerjaan selesai makanya anggaran akan terserap banyak di akhir tahun,” ungkapnya.

Sementara itu, Anggota Badan Anggaran DPRD Kabupaten Bekasi, Taih Minarno, justru pesimistis anggaran bisa terserap hingga 90 persen. Menurutnya masih banyak pekerjaan selain DBMPSDA yang juga belum terselesaikan, meski sudah memasuki APBD tambahan.

“Penyerapan paling maksimal juga 85 persen, sisanya pasti silpa lagi yang kemungkinan akan nambah karena masih banyak pekerjaan yang belum maksimal,” katanya.

Menurut Taih, rotasi dan mutasi jabatan yang sering dilakukan pemerintah daerah juga menjadi penyebab penyerapan anggaran minim. Karena rotasi dan mutasi yang sering dilakukan menyebabkan pejabat harus melakukan adaptasi kembali.

“Misalnya si A sebelumnya menjabat di dinas B dan sudah menyusun programnya tapi karena dipindah maka yang baru akan menyesuaikan lagi, kan ini bikin menghambat juga sehingga penyerapan menjadi lama, dan ini seharusnya dilihat juga oleh bupati menempatkan orang sesuai dengan track-nya,” tuturnya.

Adanya perubahan penganggaran kegiatan juga menjadi penghambat penyerapan anggaran. Karena banyak kegiatan yang sudah dianggarkan namun dipindahkan kepada kegiatan yang lain.

“Makanya saya pesimis bisa sampai 90 persen karena tanda-tandanya sudah ada penyerapan tidak masimal, bahkan silpanya bisa lebih besar lagi dari tahun 2015,” katanya. (dho)


loading...

Feeds

Ilustrasi PJU.

Dishub Kota Cimahi Pasang 367 PJU Baru

POJOKJABAR.com, CIMAHI – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi sepanjang tahun ini telah melakukan penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU) baru sebanyak …