Nah Loh, Puskesmas Sering ‘Korupsi’ Waktu

JAM KERJA PUSKESMAS: Petugas puskesmas tengah berjaga di Puskesmas Karang Kitri Jalan Chairil Anwar Bekasi Timur Kota Bekasi, Kamis (13/10/2016) kemarin. Beberapa warga mengeluhkan jam operasional puskesmas di Kota Bekasi.FOTO:ARIESANT/RADAR BEKASI

JAM KERJA PUSKESMAS: Petugas puskesmas tengah berjaga di Puskesmas Karang Kitri Jalan Chairil Anwar Bekasi Timur Kota Bekasi, Kamis (13/10/2016) kemarin. Beberapa warga mengeluhkan jam operasional puskesmas di Kota Bekasi.FOTO:ARIESANT/RADAR BEKASI

POJOKJABAR.com, BEKASI – Pelayanan sejumlah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kota Bekasi, belum memenuhi harapan masyarakat. Selain sering tutup lebih awal, pelayanan yang diberikan juga tidak maksimal.

Kondisi ini kerap dikeluhkan warga. Tidak jarang, pasien dengan petugas harus cek cok mulut. ”Pegawainya  galak banget, tidak ramah. Kita kan butuh pelayanan yang baik sesuai kata pemerintah saat sosialisasi,” kata Wati (40), Warga Kelurahan Jatiasih.

Wanita berjilbab ini mengaku, beberapa kali tidak mendapatkan pelayanan dari puskesmas, karena tutup lebih awal. ”Menurut saya para suster atau dokter di puskesmas harus ramah, apalagi kan orang yang dateng itu orang sakit bukannya orang yang dalam keadaan seneng,” kata wanita berjilbab ini.

Minimnya pelayanan puskesmas, juga diakui oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Kusnanto Saidi. Dia mengaku, akan memperbaiki pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya pelayanan di puskesmas.

Dia juga mengaku, tidak segan-segan akan memberikan sanksi tegas atau teguran kepada puskesmas yang tidak maksimal dalam melayani warga. ”Puskesmas itu pelayanannya dari hari Senin-Kamis dimulai dari pukul 08.00-14.00 sedangkan untuk hari Jumat dari pukul 08.00-11.30,” bebernya.

Kusnanto mengaku, bersedia menerima kritikan dan saran bagi masyarakat yang dikecewakan terkait pelayanan, sebagai bahan evaluasi baginya demi meningkatkan pelayanan kesehatan. “Kita siap terima kritik dan saran, demi memberikan pelayanan yang terbaik,” katanya.

Sementara itu, anggota Komisi D DPRD Kota Bekasi Herman Asgar mengatakan, Kepala Dinas Kesehatan yang baru harus segera mengevaluasi para jajarannya untuk memberikan pelayanan yang ramah, aman, dan nyaman.

“Pokoknya masyarakat yang sakit itu tidak sakit hati, jangan mentang-mentang gratis masyarakat berobat, pelayanannya asal-asalan. Tentu harus bagus,” katanya.

sebagai wakil rakyat, dia mengaku beberapa kali mendapat pengaduan dari warga jika pelayanan kesehatan di puskesmas belum memuaskan. ”Pelayanan kesehatan itu langsung kepada masyarakat yang merasakan. Jadi hal ini harus ada perbaikan sistem,” harapnya. (and)


loading...

Feeds

Ilustrasi PJU.

Dishub Kota Cimahi Pasang 367 PJU Baru

POJOKJABAR.com, CIMAHI – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi sepanjang tahun ini telah melakukan penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU) baru sebanyak …