Koalisi Partai Islam Ubah Peta Politik di Bekasi

ilustrasi Partai PPP.

ilustrasi Partai PPP.

POJOKJABAR.com, BEKASI – Adanya rencana PPP Kota Bekasi untuk membangun koalisi berbasis agama dinilai sejumlah pihak akan mengubah peta perpolitikan di Kota Patriot ini.

Pengamat Politik Kota Bekasi, Muhammad Tahir menuturkan, bahwa koalisi partai politik berbasis massa Islam dapat menjadi kekuatan besar dan bersaing dengan koalisi partai lain. Khususnya dalam menyaingi koalisi berbasis nasionalis.

Meski demikian, kata Tahir, parpol berbasis massa Islam ini harus jeli mengajukan calonnya saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bekasi yang akan berlangsung pada 2018 mendatang.

“Kalau partai seperti PPP, PKB, PAN, PKS benar-benar koalisi, maka ini bisa merepotkan dan membuat kelimpungan partai-partai nasionalis, khususnya memecah koalisi (Pepen-Ahmad Syaikhu atau PAS,red) antara Golkar dan PKS, apalagi PPP menginginkan Syaikhu menjadi calon kepala daerah jika koalisi basis agama ini terealisasi,” ucapnya.

Kendati demikian, Tahir mengatakan, ada dua syarat yang harus dipenuhi agar koalisi parpol Islam tidak retak. Dicontokannya, masing-masing pimpinan parpol tidak memaksakan kehendak untuk mengajukan calon kepala daerah dari partainya masing-masing.

“Harus ada kerelaan dan kebesaran hati untuk mengambil tokoh alternatif,” sarannya.

Selain itu, Tahir juga berpendapat, bahwa peta koalisi yang kini sudah mulai dibangun parpol seperti Golkar dan PDIP akan berubah jika parpol berbasis massa Islam membangun koalisi.

Sebelumnya diberitakan, Ketua DPC PPP Kota Bekasi, Muhammad Said menyatakan sikap akan mendukung Ahmad Syaikhu jika mencalonkan menjadi Wali Kota Bekasi pada Pilkada 2018 mendatang.

Menurutnya, PPP Kota Bekasi akan mendukung, tapi jika Wakil Wali Kota Bekasi itu mau berkoalisi dengan partai berideologi agama yang satu visi dan misi. “Kami akan dukung Syaikhu maju menjadi walikota, apalagi PKS sama dengan PPP berbasis agama,” terangnya.

Lanjut Said, jika koalisi partai berbasis agama bersatu, maka peluang untuk memenangkan Pilkada akan sangat besar, apalagi memunculkan tokoh seperti Ahmad Syaikhu. “Saya sih berharap partai seperti PKS, PPP, PAN, PKB kompak untuk berkoalisi pada Pilkada mendatang,” tuturnya.

Said menilai, koalisi partai berbasis massa Islam sangat realisitis, karena saat ini banyak kebangkitan-kebangkitan di dunia terhadap partai yang berbasis keagamaan. “Begitupun di Indonesia, semua harus sesuai amanat Rasulullah, jadi partai Islam harus bersatu,” imbuhnya.

Ia beralasan, rencana pembentukan koalisi ini dilakukan guna mengembalikan kejayaan partai-partai berbasis Islam di Kota Bekasi. Selain itu untuk mewujudkan Kota Bekasi yang lebih Islami. Koalisi ini juga bisa memenuhi harapan masyarakat yang sebagian besar beragama muslim.

“Bila koalisi ini terwujud, dan calon yang diusung memenangkan Pilkada, akan mengindikasikan bangkitnya partai berbasis Islam,” tutup Said. (sar)


loading...

Feeds

Ilustrasi PJU.

Dishub Kota Cimahi Pasang 367 PJU Baru

POJOKJABAR.com, CIMAHI – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi sepanjang tahun ini telah melakukan penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU) baru sebanyak …