Apartemen Kemang View Bekasi Belum Laik Huni

BELUM MILIKI IMB: Gedung apartemen Kemang View yang berada di Jalan Raya Pekayon Kecamatan Bekasi Selatan. Apartemen tersebut diketahui belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan dari Pemkot Bekasi.FOTO:DOK/RADAR BEKASI

BELUM MILIKI IMB: Gedung apartemen Kemang View yang berada di Jalan Raya Pekayon Kecamatan Bekasi Selatan. Apartemen tersebut diketahui belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan dari Pemkot Bekasi.FOTO:DOK/RADAR BEKASI

POJOKJABAR.com, BEKASI – Apartemen Kemang View di Jalan Raya Pekayon, Bekasi Selatan dikeluhakan para penghuninya. Pasalnya, fisik bagunan di dalam apartemen belum memenuhi syarat untuk tempat tinggal. Sejumlah pekerjaan yang belum selesai dibiarkan begitu saja.

Keluhan dilontarkan penghuni, Dewa Putu Himawan dengan menyebut manajemen lepas tanggung jawab. Apartemen juga belum mengantongi Sertifikat Laik Fungsi (SLF) dan laik huni, sehingga pihaknya merasa tertipu.

“Kami merasa tertipu oleh pihak manajemen. SLF-nya ternyata tidak ada. Dan banyak bagian bangunan yang belum selesai dikerjakan. Ini lepas tangung jawab namanya,” kata Dewa, Kamis (13/10/2016).

Dewa melanjutkan, banyak bagian seperti plafon yang sudah jebol dan ubin lantai yang sudah rusak. Walaupun kondisi apartemen Kemang View bila dilihat sangat bagus dari luar. Dari segi keamanan apartemen tidak semua lantai dilengkapi Alat Pemadam Api Ringan (Apar) juga sangat terbatas.

“Apar aja terbatas. Kondisi di dalam tidak layak. Padahal kami sudah sering mengeluhkan ke pihak manajemen PT Anugrah Duta Mandiri tapi hanya janji-janji saja,” ungkap Dewa kecewa.

Dewa menjelaskan saat membeli apartemen di lantai 10 dengan harga Rp419 juta dan akad pada April 2014 lalu, seharusnya enam bulan setelah akad kredit, ada penyerahan unit dari pengembang ke pembeli, namun nyatanya molor hingga Agustus 2016, ditambah lagi kondisi belum laik huni.

Menanggapi keluhan penghuni apartemen, Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Sudaryatmo mengatakan, seharusnya sebelum apartemen dihuni, sudah mempunyai sertifikat layak huni yang dikeluarkan pemerintah daerah setempat. Sebab, sertifikat tersebut akan menjamin keamanan penghuni.

“Sertifikat itu menjadi jaminan bangunan sudah laik huni dan sebelum itu pihak pemerintah setempat juga harus melakukan pengecekan terlebih dahulu untuk memastikan keamanan kontruksinya,” tutur Sudaryatmo.

Sementara Kepala Seksi Pembongkaran Bangunan pada Dinas Tata Kota Bekasi, Bilang Nauli Harahap membenarkan, Apartemen Kemang View belum memiliki SLF. Tetapi untuk berkas SLF sudah diajukan oleh pihak manajemen apartemen.

“Kami juga sudah melakukan pemeriksaan struktur bangunan dan instansinya sebagai syarat penerbitan SLF,” ujar Bilang.

Informasi yang dihimpun Radar Bekasi, Distako Kota Bekasi sudah menerbitkan 10 SLF terhadap 10 objek bangunan sejak tahun 2014. Yang terdiri dari beberapa mall, hotel, dan apartemen. Dan sementara ada dua objek yang proses penerbitan SLF sedang diproses, yakni Apartemen Kemang View dan Mall Bekasi Junction di Bekasi Timur. (dat)


loading...

Feeds