Tiga Tim Bekasi Berpeluang ke Final Liga Futsal Nusantara

SEMI FINAL: Tim Futsal Kapten Bekasi selangkah lagi tembus final Liga Nusantara Jawa Barat. Syaratnya, mereka harus bisa mengalahkan SOG di semifinal.FOTO:IST/RADAR BEKASI

SEMI FINAL: Tim Futsal Kapten Bekasi selangkah lagi tembus final Liga Nusantara Jawa Barat. Syaratnya, mereka harus bisa mengalahkan SOG di semifinal.FOTO:IST/RADAR BEKASI

POJOKJABAR.com, BEKASI – Tiga tim Futsal asal Kota dan Kabupaten Bekasi berpeluang melaju ke partai final, Liga Futsal Nusantara (LFN) Jawa Barat. Ketiga tim tersebut di antaranya, Kamiada dan Sayan Futsal Family (SFF) asal Kota Bekasi dan tim Kapten asal Kabupaten Bekasi.

Kota Bekasi akan menjalani derby di semifinal, yang mempertemukan kedua tim, Kamiada dan SFF. Sementara Kapten Bekasi akan berhadapan dengan SOG Garut pada semifinal yang berlangsung di GOR ITB Jatinangor, Sumedang, Kamis (13/10/2016) esok.

Kamiada yang ditukangi mantan pelatih Porda Kabupaten Bekasi 2014, Prawindu Nugroho dan SFF ditukangi pelatih juara Pro Futsal League 2016, Sayan Karmadi, memang giat mengembangkan pemain muda. Meski satu daerah mereka akan all out untuk menunjukan kualitas masing-masing tim di laga semifinal.

Sementara, langkah Kabupaten Bekasi hingga menembus semifinal cukup terjal. Pada babak perempat final, sempat kesulitan menghadapi perlawanan Popthree Bandung. Kendati demikian, tim asuhan Robi Lukmi ini berhasil mempecundangi wakil dari Bandung dengan skor tipis 2-1.

Robi Lukmi mengatakan kemenangan pada babak perempat final cukup dramatis. Menurutnya, semifinal nanti seluruh pemain yang diturunkan harus berjuang semaksimal mungkin. Juga, dengan strategi jitu supaya bisa menembus final.

“Kami berharap sekali bisa menembus final,” ujar Robi saat dihubungi Radar Bekasi, Selasa (11/10/2016).

Robi mengaku telah menginstruksikan pemainnya melakukan penguasaan sektor tengah. Menurutnya, wakil dari Garut tersebut memiliki kemampuan penguasaan lapangan. Sehingga, kata dia, sektor tengah harus dikuasai agar menutup ruang untuk melakukan tekanan terhadap timnya.

“Strategi situasional. Kalau liat dari lawan, akan lebih neken ke kita. Jangan ngasih enak, matiin lini tengah. Jadi kita lebih menguasai sektor tengah,” ungkapnya.

Pihaknya ingin menepis penilaian usang dari publik jika Futsal Kabupaten Bekasi tercecer. Melalui Linus ini, pihaknya ingin membantah bahwa Futsal Kabupaten Bekasi bisa berprestasi di tingkat nasional.

Menurutnya, dengan usia rata-rata kelahairan 1997, membuat semangat mereka berlipat ganda. “Liga Nusantara kelahiran rata-rata umur 23 tahun. Anak-anak punya semangat muda, bisa untuk modal lolos dari Linus Jabar,” kata dia. (one/yay)


loading...

Feeds

KOMPAK: APJ (kiri) saat bersilaturahmi ke Ketua NU Kabupaten Bogor, Romdoni (tengah).

APJ Minta Restu Ketua NU Kabupaten Bogor

POJOKJABAR.com, BOGOR – Bakal calon Bupati Bogor, Alek Johan Purnama (APJ), terus bersilaturahmi terutama kepada para tokoh. Sebelumnya, APJ mengunjungi …