Hanura Kocok Ulang Koalisi Pilkada 2018

FOTO BERSAMA: Pengurus Hanura Kota Bekasi saat foto bersama di depan kantornya beberapa waktu lalu.FOTO:IST/RADAR BEKASI

FOTO BERSAMA: Pengurus Hanura Kota Bekasi saat foto bersama di depan kantornya beberapa waktu lalu.FOTO:IST/RADAR BEKASI

POJOKJABAR.com, BEKASI – Dewan Piminan Cabang (DPC) Partai Hanura Kota Bekasi akan mengocok ulang koalisi terkait dukungan ke pasangan Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi dan Wakil Wali Kota Bekasi, Ahmad Syaikhu.

Ketua Bidang Politik dan Hukum DPC Hanura Kota Bekasi, Agus Rihat P Manalu mengaku, secara kelembagaan partai Hanura tidak mendapat perhatian dari pasangan Pepen-Ahmad Syaikhu (PAS,red) tersebut.

“Di Pilkada 2018 mendatang Hanura akan kocok ulang soal koalisi. Sebab kesalahan koalisi selama ini lebih ke personal, bukan kepada institusi (DPC Hanura). Jadi wajar kalau manfaat koalisi tidak dirasakan oleh Hanura Kota Bekasi secara kelambagaan,” beber pria yang berlatar pendidikan di bidang hukum ini.

Agus menjelaskan, kemungkinan dalam politik masih sangat terbuka lebar, terlebih soal koalisi di Pilkada 2018 mendatang. Menurutnya, koalisi harus bisa dirasakan manfaatnya buat membesarkan partai. Begitu juga manfaat positifnya buat kemajuan Kota Bekasi.

“Bisa saja kami (Hanura,red) keluar dari koalisi yang saat ini, jika polanya masih sama. Tapi masih ada kemungkinan juga tetap menjalin komitmen dengan yang selama ini didukung Hanura. Intinya, koalisi harus bisa dirasakan, bukan hanya buat DPC Hanura tapi juga khususnya masyarakat Kota Bekasi,” imbuhnya.

Sinyal balik badan Hanura dari koalisi PAS, sudah mulai terasa semenjak terpilihnya Syaherallayali sebagai Ketua DPC Hanura Kota Bekasi periode 2016-2021 menggantikan Winoto dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang dihelat di Hotel Horison Bandung, Senin (22/8/2016) lalu.

Diprediksi, dengan menjadi nahkoda partai, Syaherallayali yang akrab disapa Ral ini sedikit banyaknya akan mengubah arah kebijakan partai di Kota Bekasi.

Ral mungkin mengkalkulasi ulang posisi politiknya terhadap pasangan PAS yang pada 2012 lalu memenangkan Pilkada atas dukungan Golkar, PKS, PKB, dan Hanura.

Ada kecenderungan kuat Hanura berpaling dari PAS. Di internal Hanura, kabar ini bukan rahasia umum lagi, sebab Golkar dan PKS terlalu tamak soal kekuasaan. Hanura merasa tidak mendapatkan porsi yang proporsional. (sar)


loading...

Feeds

Ilustrasi PJU.

Dishub Kota Cimahi Pasang 367 PJU Baru

POJOKJABAR.com, CIMAHI – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi sepanjang tahun ini telah melakukan penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU) baru sebanyak …