Sepenggal Kisah Taman Makam Pahlawan Lemahabang

MAKAM PAHLAWAN: Warga sedang berziarah di Taman Makam Pahlawan Lemahabang yang sudah berubah menjadi Tempat Pemakaman Umum (TPU).FOTO:RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

MAKAM PAHLAWAN: Warga sedang berziarah di Taman Makam Pahlawan Lemahabang yang sudah berubah menjadi Tempat Pemakaman Umum (TPU).FOTO:RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

POJOKJABAR.com, CIKARANG – Taman Makam Pahlawan Lemahabang diketahui merupakan satu-satunya komplek pemakaman bagi para pahlawan di Bekasi sejak 1970-an. Dengan kata lain, semua orang yang dimakamkan di komplek ini merupakan hanya jenazah orang yang memiliki jasa besar terhadap bangsa dan negara Indonesia.

Tidak sembarang orang dimakamkan di komplek ini. Tercatat dalam sejarahnya di lokasi ini sudah ada sebanyak 15 pahlawan kemerdekaan yang dimakamkan di tempat ini. Namun pada 1991, jasad para pejuang itu dipindah ke komplek Taman Makam Pahlawan Bulakkapal, Kota Bekasi.

Dari penulusuran Radar Bekasi, di komplek Taman Makam Pahlawan Lemahabang, masih berdiri sebuah tugu yang menandakan bahwa komplek itu merupakan taman pemakaman khusus. Di tugu itu bertuliskan Taman Makam Pahlawan Lemahabang dengan simbol bintang berwarna merah.

Namun kini komplek pemakaman itu hanya tinggal puing-puing kenangan, sementara fungsinya saat ini berubah menjadi Tempat Pemakaman Umum (TPU).

Budayawan Lemahabang, Ending Hasanudin menuturkan, komplek taman makam pahlawan yang berada di Desa Simpangan merupakan komplek makam bersejarah. Menurutnya sejak 1970 taman makam pahlawan digunakan bagi para pejuang kemerdekaan.

“Taman makam ini sudah ada sejak 1970, tetapi di tahun 1991 di era orde baru Taman Makam Pahlawan Lemahabang dipindahkan ke Bulakkapal,” ujarnya.

Menurut Ending, ada 15 pahlawan kemerdekaan yang dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Lemahabang. Namun kini jasadnya dipindah ke Taman Makam Pahlawan Bulakkapal. Nasib taman makam pahlawan pun berubah, setelah dipindah semua jasad orang-orang berjasa itu.

“Sejarah taman makam pahlawan masih ada sampai sekarang hanya saja fungsinya sudah berubah jadi TPU, lihat saja tugunya di dalam masih berdiri kokoh dengan simbol bintang satu,” jelasnya.

Komplek Taman Makam Pahlawan Lemahabang, lanjutnya menjadi saksi bisu bahwa dahulu Lemahabang merupakan salah satu wilayah yang memiliki nilai sejarah tinggi. Ia berharap komplek tersebut perlu dijaga dan dirawat meski kini sudah beralih fungsi menjadi Tempat
Pemakaman Umum (TPU).

Dari catatannya, Lemahabang diketahui pula merupakan daerah yang memiliki sejarah perjuangan tinggi, maka tak heran jika banyak sekali ditemukan titik-titik lokasi bersejarah. Seperti di depan lokasi bekas makam pahlawan saja saat ini masih berdiri kokoh Masjid Syiarul Islam, masjid yang dibangun sejak zaman kolonial Belanda. (mar)


loading...

Feeds