PDIP Kota Sosialisasikan 7 Rekomendasi Kongres

ARAHAN : Ketua DPC PDIP Anim Imamuddin, dan Sekretaris DPC PDIP Kota Bekasi, Tumai bergantian memberikan arahan kepada seluruh kader dan pengurus PDIP Kota Bekasi dalam agenda Kongres PDIP di Bali beberapa waktu lalu.

ARAHAN : Ketua DPC PDIP Anim Imamuddin, dan Sekretaris DPC PDIP Kota Bekasi, Tumai bergantian memberikan arahan kepada seluruh kader dan pengurus PDIP Kota Bekasi dalam agenda Kongres PDIP di Bali beberapa waktu lalu.

POJOKSATU.id, BEKASI – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Bekasi mengaku akan mensosialisasikan tujuh sikap politik keseluruh PAC dan Ranting se-Kota Bekasi.

Ketua DPC PDIP Kota Bekasi, Anim Imamuddin mengatakan, kongres ke IV PDIP di Bali kemarin melahirkan rekomendasi atau sikap politik partai. “Ada tujuh sikap politik partai yang harus disosialisasikan dan wajib dijalankan kepada kader dan pengurus PDIP hingga tingkat ranting,” katanya.

Tujuh Sikap Politik itu dirumuskan bersama-sama oleh para peserta kongres dan ini wajib dijalankan oleh seluruh kader dan pengurus partai. “Semua adalah kesepakatan untuk kemajuan partai ke depan, yang pasti juga buat suksesi bangsa dan negara apalagi saat ini presiden merupakan kader dari PDIP,” ungkapnya.

Berikut ini adalah tujuh sikap politik partai PDI Perjuangan yang disepakati dalam kongres di Bali beberapa waktu lalu. “PDIP berjuang memastikan, mengarahkan, mengawal dan mengamankan kebijakan politik pemerintah pusat agar tetap satu arah, serta satu haluan ideologi Pancasila 1 Juni 1945. Berpijak pada konstitusi UUD 1945 dan memilih jalan Trisakti yang tidak hanya di atas kertas,” kata Anim.

Selanjutnya, menegaskan berjuang, memastikan, mengarahkan, mengawal dan mengamankan program-program kerja yang pemerintah pusat sebagai pemenuhan terhadap janji-janji kampanye sebagai upaya pelaksanaan jalan Trisakti, pemenuhan amanat Pancasila 1 Juni 1945 dan konstitusi UUD 1945, yang juga merupakan program kerja dan cita-cita partai.

“Menegaskan jalan Trisakti satu-satunya pilihan untuk mewujudkan kedaulatan di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan. Bertekad mengobarkan kembali jiwa bangsa yang bermartabat, bergotong royong dan berkeadilan sosial, serta mewujudkan kehidupan politik yang menjamin kedaulatan politik rakyat,” terang dia.

PDIP bertekad meneguhkan diri sebagai poros kekuatan politik nasional yang menjadi perekat kebangsaan dan penjaga kebhinnekaan Indonesia di mana perbedaan dan keanekaragaman budaya, bahasa, suku, dan agama adalah taman sarinya Indonesia. Serta menegaskan keberpihakannya pada rakyat Marhaen sebagai kekuatan produksi nasional yang menopang berjalannya sistem ekonomi kerakyatan guna melakukan koreksi terhadap berjalannya sistem ekonomi neo-liberal dan neo-kapitalis.

Dan terakhir, lanjut Anim, bertekad melawan kemiskinan struktural dan mencegah berbagai bentuk penghisapan guna melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia, serta menjamin terpenuhinya hak dasar warga negara Indonesia. (sar)

Feeds