Siswa Difabel Tidak Diistimewakan

SERIUS : Siswa SMAN 2 Kota Bekasi terlihat serius mengikuti Ujian Nasional pada hari pertama kemarin. Sekolah tersebut tidak mengistimewakan bagi siswa berkebutuhan khusus. GIRI/RADAR BEKASI

SERIUS : Siswa SMAN 2 Kota Bekasi terlihat serius mengikuti Ujian Nasional pada hari pertama kemarin. Sekolah tersebut tidak mengistimewakan bagi siswa berkebutuhan khusus. GIRI/RADAR BEKASI

POJOKSATU.id, BEKASI-  Ruangan 05, salah satu ruang kelas yang digunakan untuk pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di SMAN 2 Kota Bekasi terlihat sama seperti ruang kelas lainnya. Seluruh siswa tampak serius menjawab satu persatu soal mata pelajaran Bahasa Indonesia

Namun, siapa sangka dari seluruh siswa yang ada diruangan tersebut, ada peserta ujian yang memiliki kebutuhan khusus (Difabel). Siswa tersebut sama seperti perserta UN lainnya, tidak mendapat perlakuan khusus dari sekolah.

“Ada satu orang siswa yang berkebutuhan khusus di SMAN 2 Bekasi yang mengikuti UN dan perlakuan yang kami berikan sama seperti siswa lainnya,” tutur Kepala Sekolah SMAN 2 Bekasi, Ekowati kepada Radar Bekasi.

Dikatakannya, siswa berkebutuhan khusus tersebut secara akademik mampu mengikuti pelaksanaan UN seperti anak normal lainnya, Meskipun menyandang berkebutuhan khusus, mereka tetap melaksanakan UN dan mendapatkan perlakuan yang sama seperti siswa lainnya.

“Perlakuannya pun sama, tidak ada guru pendamping yang mendampinginya karena secara adaptif mereka sudah mampu dan mandiri,” tegasnya.

Siswa yang saat ini berada di jurusan IPA SMAN 2 Bekasi masuk melalui sistem PPDB Online beberapa tahun yang lalu, memiliki kelebihan dalam mata pelajaran

Dia mengaku, meskipun secara akademik siswa tersebut tidak begitu menonjol, namun karena sudah bisa menyesuaikan diri, mereka tetap melaksanakan UN seperti biasa.

“Mereka masuk kesini melalui sistem PPDB Online dan meskipun tidak begitu menonjol prestasinya di bidang akademik, mereka sudah bisa menyesuaikan diri dengan yang lainnya,” pungkasnya. (gir)

Feeds