38 Ton Sampah Tak Terangkut

ilustrasi

ilustrasi

POJOKSATU.id, MUSTIKAJAYA – Sekitar 38,07 ton sampah rumah tangga di Mustikajaya setiap harinya tidak terangkut ke tempat pembuangan sampah. Pihak UPTD Kebersihan setempat berasalan kalau hal itu dikarenakan volume sampah rumah tangga di wilayah tersebut yang selalu meningkat.

Kepala UPTD Kebersihan Kecamatan Mustikajaya, Markum seolah tidak bisa berbuat apapun dengan persoalan tersebut. Kata dia, volume sampah selalu mengalami peningkatan tanpa disertai solusi.

Dikatakan Markum, untuk di Mustikajaya, setiap harinya sampah yang menumpuk mencapai 90,73 ton. Dari jumlah tersebut, hanya sekitar 53,34 ton yang bisa terangkut ke tempat pembuangan sampah.

Markum beralasan, selain volume sampah yang meningkat, armada pengangkut sampah juga tidak mendukung. Saat ini, di wilayahnya terdapat 14 unit truk pengangkut sampah. Namun dari jumlah itu hanya 13 yang bisa beroperasi.
“Idealnya untuk mengangkut seluruh sampah di wilayah ini dibutuhkan 23 truk sampah,” katanya.

Disinggung soal adanya pengurangan jumlah ritasi truk pengangkut sampah di sejumlah komplek perumahan, Markum membantahnya. Justru sebaliknya, kata dia, sejak Februari lalu jumlah ritasi pengangkutan di perumahan ditingkatkan.

“Minimal dalam satu minggunya dua kali pengangkutan dilakukan, bahkan ditingkatkan menjadi tiga kali,” ujarnya.

Alasan yang disampaikan Markum ternyata berbeda dengan fakta di lapangan. Karena pengurangan ritasi justru terjadi di perumahan, seperti di Komplek Perumahan Mutiara Gading Timur. Di perumahan tersebut, biasanya pengangkutan sampah dilakukan dua kali seminggu, namun kini hanya satu kali.

Ketua RW 29, Kelurahan Mustikajaya, Syafei membenarkan hal itu. Kata dia, saat ini pengangkutan sampah di wilayahnya hanya dilakukan satu kali dalam seminggu.
“Pengambilan sampah dari Dinas Kebersihan ini akan kita evaluasi dan akan kita bawa ke rapat warga,” kata Syafei. (dat)

Feeds