Pidato Mega Jadi Modal Pilkada

BERSAMA : Usai mengikuti kongres di Bali pengurus DPC PDIP Kabupaten Bekasi berpose bersama di depan kantor DPC. RANDY/RADAR BEKASI

BERSAMA : Usai mengikuti kongres di Bali pengurus DPC PDIP Kabupaten Bekasi berpose bersama di depan kantor DPC. RANDY/RADAR BEKASI

POJOKSATU.id, CIKARANG TIMUR – Pidato Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarno Putri di kongres kemarin memiliki makna bagi para semua kader PDIP khususnya kader PDIP Kabupaten Bekasi. Isi pidato beliau bakal menjadi bekal untuk diterapkan kepada masyarakat.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Bekasi, Meiliana Kartika Kadir mengatakan, seluruh pidato bu Mega mulai dari pembukaan hingga penutupan sangat bermakna bagi kader partai.
“Banyak hal yang ibu sampaikan tentang kesetian kader pada partai, tentang kekompakan, dan soliditas. Dan itu menjadi bekal kami para kader Kabupaten Bekasi yang akan terus menjalankan amanat Ketua Umum,” ujarnya.

Lebih jauh Meilina menambahkan, soliditas adalah setengah dari kemenangan kepentingan partai. Hal ini beliau sampaikan terkait persiapan Pilkada serentak di seluruh Indonesia agar para kader bisa solid untuk memenangkan Pilkada di daerahnya masing-masing.

“Maka dari itu kami akan terus menjaga kesolidan partai agar saat Pilkada nanti PDIP Kabupaten Bekasi bisa menang dan berjuang untuk rakyat Kabupaten Bekasi,” paparnya.

Menurutnya, ada tujuh sikap politik PDIP yang dihasilkan di kongres. Pertama, menegaskan  perjuangan, memastikan, mengarahkan, mengawal dan mengamankan kebijakan-kebijakan politik yang dikeluarkan Pemerintah Pusat agar tetap mengandung satu muatan, satu arah, serta satu haluan ideologi Pancasila 1 Juni 1945, berpijak pada konstitusi UUD 1945 dan memilih jalan Trisakti yang tidak hanya di atas kertas.

Selanjutnya, PDIP menegaskan akan terus berjuang memastikan, mengarahkan, mengawal dan mengamankan program-program kerja yang diputuskan pemerintah pusat sebagai pemenuhan terhadap janji-janji kampanye. Itu sebagai upaya pelaksanaan jalan Trisakti yang merupakan pemenuhan amanat Pancasila 1 Juni 1945 dan konstitusi UUD 1945 yang juga merupakan program kerja dan cita-cita partai.

“Mewujudkan kedaulatan di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan. Mengobarkan kembali jiwa bangsa yang bermartabat, bergotong royong dan berkeadilan sosial, serta mewujudkan kehidupan politik yang menjamin kedaulatan rakyat,” terang dia.

Terakhir kata dia, meneguhkan diri sebagai poros kekuatan politik nasional yang menjadi perekat kebangsaan dan penjaga kebhinnekaan Indonesia dimana keanekaragaman budaya, bahasa, suku, dan agama adalah taman sarinya Indonesia.

Menegaskan keberpihakannya pada rakyat Marhaen sebagai kekuatan produksi nasional yang menopang berjalannya sistem ekonomi kerakyatan. Bertekad melawan kemiskinan struktural dan mencegah berbagai bentuk penghisapan guna melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia, serta menjamin terpenuhinya hak dasar warga negara Indonesia.

“Poin-poin itu akan menjadi pedoman kami sebagai kader sesuai dengan arahan Ketua Umum,” pungkasnya. (ran)

Feeds