Identitas Mayat Perempuan dalam Karung Terungkap

ilustrasi

ilustrasi

POJOKSATU.id, CIBITUNG – Teka-teki ditemukannya mayat perempuan tanpa busana di dalam karung mulai terkuak. Setelah beberapa hari melakukan penyelidikan, pihak kepolisian mendapati informasi kalau mayat yang saat ditemukan tanpa identitas itu bernama Sini (35), warga Kampung Kranji, Desa Kertamukti, Cibitung.

Terungkapnya identitas mayat perempuan di dalam karung yang mengapung di Kali Irigasi RT 02/13, Desa Sukamakmur, Sukatani itu berawal dari kedatangan lima keluarga yang mencari anggota keluarganya yang hilang. Salah satu keluarga itu menyebutkan ciri-ciri yang sesuai dengan mayat perempuan dalam karung tersebut.

Pihak keluarga merasa yakin kalau mayat perempuan yang terdapat luka jeratan di lehernya itu merupakan bagian anggota keluarganya yang hilang. Ciri-ciri yang diakui pihak keluarga yakni baju milik korban yang ditemukan di dalam karung bersama dengan mayat perempuan tersebut.

“Saat kami memperlihatkan foto dan pakaian yang ada satu keluarga membenarkan bahwa itu salah satu anggota keluarganya,” terang Kapolsek Sukatani, AKP Slamet Hartono, Minggu (12/4)

Pihak kepolisian yang mendapatkan informasi itu langsung melakukan penyelidikan dengan mendatangi rumah korban yang tinggal bersama TR (38), suaminya. TR kemudian dibawa ke Polsek Sukatani untuk dimintai keterangannya.

Pihak kepolisian sendiri belum dapat memastikan apakah pelaku pembunuhan merupakan suaminya sendiri, karena masih perlu dilakukan pengumpulan bukti-bukti yang akurat.

“Sudah diungkap siapa identitasnya, tinggal mengungkap siapa pelaku sebenarnya, masih dalam pengembangan apakah benar dia dibunuh,” jelasnya.

Sebelumnya, mayat dalam karung yang ditemukan di Kali Irigasi RT 02/14, Sukatani hanya mengenakan celana dalam, sementara pakaian lainnya juga berada di karung yang sama.

Jenazah Sini saat ini telah dimakamkan oleh pihak keluarga, sementara suaminya masih dimintai keterangan lebih lanjut untuk mengetahui apa penyebab sebenarnya.

Slamet mengungkapkan, Sini dan suaminya diketahui telah menikah selama 20 tahun dan hingga saat ini belum dikarunia anak. “Suaminya bekerja sebagai pencari belut sementara korban hanya seorang buruh tani,” ungkapnya. (mas)

Feeds