Kunci Stadion Dibuka Wali

GABUNGAN DUA KLUB: Persipasi Bandung Raya resmi dilaunching di Stadion Patriot kemarin. Ini sekaligus menandakan stadion bertaraf internasional itu bakal segera menjadi home base PBR dan digunakan lagi setelah lama vakum karena belum ada regulasi penggunaan stadion. Rencananya, regulasi yang akan digunakan adalah Peraturan Wali Kota (Perwal) sambil menunggu Peraturan Daerah (Perda)-nya terbit.RISKY/RADAR BEKASI

GABUNGAN DUA KLUB: Persipasi Bandung Raya resmi dilaunching di Stadion Patriot kemarin. Ini sekaligus menandakan stadion bertaraf internasional itu bakal segera menjadi home base PBR dan digunakan lagi setelah lama vakum karena belum ada regulasi penggunaan stadion. Rencananya, regulasi yang akan digunakan adalah Peraturan Wali Kota (Perwal) sambil menunggu Peraturan Daerah (Perda)-nya terbit.RISKY/RADAR BEKASI

POJOKSATU.id, BEKASI– Setelah sekian lama digembok dan terkunci untuk pertandingan sepak bola, Stadion Patriot bakal segera dibuka kembali. Wali Kota Rahmat Effendi menjanjikan bakal membuka ‘kunci’ stadion itu dengan Peraturan Wali Kota (Perwal). Bukan hanya itu. Dia juga mengizinkan Persipasi Bandung Raya (PBR) bermarkas di stadion bertaraf internasional tersebut.

Kepastian itu disampaikan orang nomor satu di Kota Bekasi ini usai launching Persipasi Bandung Raya (PBR), kemarin. ”Perwalnya kan sudah mau selesai,” terang Wali Kota seraya memprediksi pembahasan Perwal penggunaan stadion bakal segera rampung dua pekan mendatang.

Perwal Stadion itu, sambung Wali Kota, pemkot tidak berpatokan pada profit, namun keberimbangan anatara ukuran stadion dengan regulasi pajak dan kas daerah. Terkait hal itu, pihaknya sudah melakukan kunjungan dan studi banding ke Stadion Bung Tomo di Surabaya, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.

Meski begitu, Wali Kota menegaskan, pengelolaan stadion tidak akan diswakelolakan ke pihak ketiga. Pengelolaan stadion akan dijalankan pemda agar fungsi sosialnya bisa tetap dijalankan sehingga tidak melulu berorientasi pada profit.

Terkait kekurangan infrastruktur seperti lampu stadion, dijelaskan Wali Kota, sudah dalam proses  pengerjaan. Dia optimistis hal itu bakal kelar pada Juni atau Juli mendatang. ’’Soal lampu masih dikerjakan. Dua bulan lagi lah rampung,’’ cetusnya.

Terkait merger Persipasi Bandung Raya (PBR), Wali Kota mengapresiasi. ”Syukur Persipasi selamat masih ada Persipasi-nya. Mudah-mudahan ke depan jadi Persipasi Bekasi Raya,” ujarnya sambil tersenyum.

Terpisah, Presiden Klub Persipasi Bandung Raya (PBR), Engkus Prihatin optimistis di laga lanjutan ISL PBR sudah bisa bertanding di Stadion Patriot untuk laga kandang. Terlebih saat ini masih ada jeda waktu setelah proses kompetisi diliburkan sementara.

“Dari sambutan Pak Wali kan kita dengarkan, tidak mungkin kita sudah launching justru tidak bisa menggunakan stadion, bisa down lagi nanti. Untuk latihan kita masih memiliki opsi lapangan lain, seperti lapangan di Summarecon, dan beberapa lapangan di Kota Bekasi. Itu semua sambil menunggu aturan dari pemerintah daerah rampung,” tandasnya.

Ya, manajemen PBR mulai mengenalkan Persipasi Bandung Raya ke masyarakat Kota Bekasi. Kemarin, launching klub tersebut digelar di sela-sela kegiatan Car Free Day (CFD). Komposisi saham PBR didominasi pengusaha Bekasi sebesar 55 persen (lihat grafis). Dalam launching kemarin, tampak hadir seluruh pemain PBR seperti Gaston Castano, Kim Kurniawan dan  pemain lainnya. (one)

Feeds