Petani Kesulitan Cari Pupuk Bersubsidi

LANGKA : Pupuk bersubsidi kini langka di pasaran. Sementara untuk mendapatkan pupuk nonsubsidi, petani harus merogoh kocek lebih dalam. ILUSTRASI/DOKUMENTASI

LANGKA : Pupuk bersubsidi kini langka di pasaran. Sementara untuk mendapatkan pupuk nonsubsidi, petani harus merogoh kocek lebih dalam. ILUSTRASI/DOKUMENTASI

POJOKSATU.id, TAMBUN UTARA – Stok pupuk bersubsidi dikeluhkan petani di Tambun Utara. Pasalnya, belakangan ini ketersedian pupuk tersebut mulai langka di pasaran.

Saman (56), salah seorang petani mengeluh lantaran sulitnya mencari pupuk bersubsidi saat ini. Langkanya pupuk tersebut sudah dialami sejak sekitar sebulan yang lalu.

“Sekarang cari pupuk subsidi di sini susah, udah satu bulanan ini, biasanya mah kita gampang aja nyarinya,” keluhnya.

Karena langkanya pupuk bersubsidi, banyak petani beralih menggunakan pupuk non subsidi. Meski memenuhi kebutuhan pertanian, namun dana yang dikeluarkan petani untuk membeli pupuk tersebut lebih besar ketimbang bersubsidi.

“Ya palingan kalau gak ada pupuk subsidi, saya sama temen-temen yang lain mau gak mau pake pupuk yang lain, NPK namanya, memang lebih bagus, tapi lebih mahal harganya Rp30 ribu,” katanya.

Pemilik Toko Pertanian di Tambun Utara, Ajar (35), membenarkan kalau saat ini pupuk bersubsidi langka di pasaran. Dia mengaku tidak lagi menjual pupuk tersebut karena lahan pertanian di Tambun Utara yang mulai berubah menjadi pemukiman.

“Emang bener kalau subsidi di sini, khususnya Tambun Utara sudah langka, habis mau gimana lagi, banyak sawah yang udah gak boleh lagi ditanemin sama pengembang, jadinya kita pemilik toko pertanian lebih milih jual NPK, walaupun harganya memang lebih mahal,” terangnya. (cr24)

Feeds