Maret, Dispera Kumpulkan PAD Rp2,7 M

TUTUP : Beberapa kios di Pasar Sumber Arta tampak tutup kemarin. Retribusi pasar selama ini menjadi salah satu sumber PAD di Dinas Perekonomian Rakyat (Dispera). RISKY/RADAR BEKASI

TUTUP : Beberapa kios di Pasar Sumber Arta tampak tutup kemarin. Retribusi pasar selama ini menjadi salah satu sumber PAD di Dinas Perekonomian Rakyat (Dispera). RISKY/RADAR BEKASI

POJOKSATU.id, BEKASI- Pada 2015 ini, Dinas Perekonomian Rakyat (Dispera) ditargetkan mampu menyetor Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp10,7 miliar. PAD itu berasal dari beberapa sumber. Di antaranya retribusi pasar, kebersihan pasar dan MCK pasar serta rumah potong hewan.  Sekretaris Dispera Deded Kusmayadi mengatakan, pihaknya pada triwulan pertama sudah mencapai 26 persen dari target PAD sebesar Rp 10,7 miliar.

“Kita pada tahun 2015 menargetkan untuk mencapai PAD Rp 10,7 miliar. Dan harapan kita bisa mencapai Rp 11 miliar, dan pada triwulan pertama ini kita sudah mencapai 26 persen dengan total sekitar 2,7 miliar,” ucapnya.

Diakui Deded, kontribusi rumah potong hewan memang mengalama penurunan. Namun, Dispera akan bekerja sama dengan Pemprov DKI. Bentuknya yakni pemotongan hewan di DKI akan dilakukan di Kota Bekasi.

“Ya Wali Kota Bekasi dengan Gubernur DKI Jakarta akan melakukan kerja osama. Jadi nantinya pemotongan hewan yang ada di Jakarta, akan dipindahkan di Kota Bekasi. Sehingga retribusi dari pemotongan hewan bisa masuk pada PAD Kota Bekasi yakni pada Dispera,” ungkapnya. (and)

Feeds