Jual Motor Curian, Residivis Ditangkap

ilustrasi

ilustrasi

POJOKSATU.id, MEDANSATRIA – Komplotan pencuri sepeda motor dibekuk saat akan menjual motor hasil curiannya. Wandi alias Samin (23) dan Dani Susilo (25) ditangkap di perumahan Harapan Indah, Pejuang, Medansatria, Kamis (9/4).

Penangkapan berawal dari laporan masyarakat tentang adanya transaksi penjualan sepeda motor. Tim Buser Polsek Medansatria yang menerima laporan langsung bergerak ke lokasi. Benar saja pelaku atas nama Wandi datang ke lokasi.

Sementara anggota yang memantau sebelum pelaku datang pun langsung menyergapnya saat pelaku baru datang membawa motor yang akan dijualnya.

“Wandi menjual motor jenis Scoppy tapi tanpa surat-surat saat kami periksa di lokasi,” ujar Kanit Reskrim Polsek Medansatria, Sugiantono.

Penangkapan pelaku, kata Sugiantono, tidak ingin disia-siakan anggota yang tahu bahwa pelaku terkenal lihai dan sudah kerap beraksi di wilayah Bekasi.

Namun, pelaku rupanya mengetahui keberadaan polisi yang akan meringkusnya. Lantas mencoba melarikan diri. Tak ingin buruannya kabur, polisi menembaknya setelah terlebih dahulu melepaskan tembakan peringatan.
“Kami tembak pelaku karena dia dikenal licin dan sudah menjadi DPO,” imbuhnya.

Setelah penangkapan itu, pihaknya langsung mengembangkan kasus ini guna menangkap pelaku lainnya. Dari keterangan salah satu pelaku, Wandi, pihaknya pun langsung mengarah ke rumah pelaku lainnya.

“Hasil interogasi kepada pelaku, kami tangkap juga pelaku lainnya Dani alias Peke di rumahnya daerah Kalibaru,” katanya.

Begitu pun Dani yang saat ditangkap sempat mencoba kabur. Polisi langsung melumpuhkannya dengan melepaskan timah panas ke bagian kakinya hingga pelaku tersungkur ke tanah.

“Di rumahnya kami dapatkan kembali barang bukti motor jenis Honda Beat yang juga hasil curian,” jelasnya.
Kedua pelaku diketahui merupakan residivis kasus serupa dan sudah dua kali diamankan di Polresta Bekasi Kota dan Polsek Medansatria.

“Ini ketiga kalinya mereka kami tangkap sebelumnya 2012 dan 2013 mereka juga pernah kami tangkap,” ujarnya.
Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, keduanya kembali masuk bui dan terancam pasal 363 KUHP maksimal 5 tahun penjara. (dat)

Feeds