Disnaker Harus Periksa TKA di Perusahaan

Muhyidin

Muhyidin

POJOKSATU.id, CIKARANG PUSAT – Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Muhyidin meminta kepada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) untuk melakukan pemeriksaan ke perusahaan yang mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (TKA). Karena, data jumlah tenaga kerja asing yang dimiliki Disnaker tidak sesuai dengan data yang dimiliki DPRD.

Berdasarkan data yang dimiliki komisi D DPRD, jumlah TKA di Kabupaten Bekasi jumlahnya mencapai sekitar 2.100 orang. Sementara pihak Disnaker, beberapa waktu lalu menyebutkan jumlah ekspatriat hanya sekitar seribu orang.

“Kalau memang benar (lebih dari 2.100 orang tenaga kerja asing), berarti ada pembohongan informasi atau laporan dari perusahaan kepada pemerintah daerah. Kita harus lakukan sidak ke sana (perusahaan),” katanya.

Dikatakan Muhyidin, Disnaker seharusnya memeriksa langsung ke perusahaan setelah mendapat data jumlah TKA. Karena jumlah tersebut berdampak pada jumlah pajak yang diterima pemerintah daerah.

“Karena kita kalau tidak begitu nanti akan berdampak pada pajak orang asing,” tambahnya.
Disinggung soal adanya kecurangan dalam hal data TKA, Muhyidin belum bisa memastikan. Karena kata dia, pihak Disnaker mengaku memiliki data jumlah tenaga kerja asing sesuai dengan yang diberikan pihak perusahaan.

“Kalaupun nanti ada misalnya tidak akurat antara yang dilaporkan dengan kondisi ril di lapangan, berarti laporan itu tidak valid,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, komisi D DPRD Kabupaten Bekasi menduga ada kesalahan dalam data jumlah TKA yang dimiliki Disnaker. Karna dengan jumlah perusahaan yang mencapai ribuan, tidak logis jika jumlah tenaga kerja asing hanya sekitar seribu orang.

Jumlah TKA di Kabupaten Bekasi sangat berpengaruh pada pendapatan asli daerah. Karena sejak diterbitkannya Perda Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA), maka setiap TKA wajib membayar pajak ke daerah. (neo)

Feeds