Soal Hutang, Komisi D Setuju Usulan Apdesi

Jamil

Jamil

POJOKSATU.id, CIKARANG PUSAT – Komisi D DPRD Kabupaten Bekasi sepakat dengan usulan Apdesi untuk membentuk tim penelusuran hutang beras untuk orang miskin (raskin). Tim tersebut nantinya menginvestigasi hutang raskin di tiap desa yang mencapai hingga miliaran.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bekasi, Jamil mengatakan, tim penelusuran hutang raskin akan mempermudah menyelesaikan persoalan tersebut. Karena hutang yang mencapai miliaran itu perlu mendapatkan data secara detil.

“Harus ditelusuri terlebih dahulu dari pembukuannya, kan ada pembukuannya bisa dilihat semuanya,” katanya.

Tim penelusuran hutang raskin, sambung Jamil, harus mengetahui dikemanakan uang yang semestinya dibayarkan ke Bulog itu. Jika sudah diketahui, maka akan lebih mudah mencari solusinya.

“Kalau desa sudah setor, kan bisa dicek ke pihak yang pengumpulnya. Supaya langsung diketahui di mana dananya mengendap,” ujarnya.

Diketahui bahwa, Hutang Tebus Raskin (HTR) di Kabupaten Bekasi pada 2015 sebesar Rp5.352.832.000. Sementara yang sudah terbayarkan sebesar Rp3.800.858.000. Sehingga tunggakan hutang yang belum terbayarkan sebanyak Rp1.550.976.000.

Desakan untuk membayarkan hutang raskin ke Bulog muncul bukan hanya dari legislatif. Tetapi pemerintah daerah pun meminta agar desa yang memiliki sangkutan hutang raskin untuk segera melunasinya.

Pasalnya, hutang raskin jika tidak diselesaikan akan berujung pada kasus tindakan pidana korupsi. (neo)

Feeds