Karena Rutilahu, Kecamatan Tak Dianggap

ilustrasi

ilustrasi

POJOKSATU.id, SUKATANI – Kasi Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Kecamatan Sukatani, Dede, merasa tak dianggap oleh pelaksana kegiatan program rutilahu. Pasalnya, selain anggaran bantuan rutilahu langsung ke rekening pelaksana kegiatan, untuk pelaksanaannya pun tidak lagi melibatkan kecamatan.

Kondisi itu, kata dia, berbeda jauh dengan pelaksanaan rutilahu di tahun sebelumnya.

“Rutilahu itu beda dulu dengan sekarang, kalau sekarang, rekening itu langsung masuk ke rekening pelaksana kegiatan, nah pelaksana kegiatan itu semacam kelompok dua sampai tiga orang yang ngurusin dana rutilahu,” ujarnya.

Ditambahkan Dede, pelaksana kegiatan rutilahu seolah menjadikan pihak kecamatan tidak bisa berbuat apa-apa. Bahkan menurut dia, pihak kecamatan seolah seperti ‘banci’.

“Itu SK-nya (pelaksana kegiatan) bukan dari kecamatan atau kabupaten, melainkan langsung dipilih dari kepala desa, makanya anggaran langsung turun ke pelaksana kegiatan,” ungkapnya.

Pihak kecamatan, sambung Dede, hanya sebatas menerima laporan dalam hal pelaksanaan kegiatan program rutilahu. Sedangkan dengan adanya pelaksana kegiatan, Dede mengaku merasa seperti ditinggal karena tidak dilibatkan.

“Kita kan sekarang jadi kayak banci, mau atur, kita mau atur apa? Mau ngelola juga kita gak tahu mau ngelola apa? Sekarang aja kecamatan hanya sebatas dapat laporan-laporan saja, tidak dilibatkan langsung,” tuturnya. (cr24)

Feeds