SMPN 27 Bekasi Kembangkan Vertical Garden

ilustrasi

ilustrasi

POJOKSATU.id, BEKASI- Membuat lingkungan sekolah hijau tidak harus memiliki halaman yang luas. SMPN 27 Bekasi misalnya, meskipun hanya memiliki lahan seluas kurang lebih 5.200 meter persegi, namun sekolah tersebut terlihat asri.

Sekolah yang di apit oleh Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumurbatu dan TPA Bantargebang ini tidak kehilangan kreativitas untuk membuat lingkungan hijau. Ya, sekolah tersebut saat ini mengembangkan metode  Vertical Garden.

“Vertical garden ini berawal untuk menyiasati keterbatasan lahan untuk menanam di sekolah,” ujar Kepala Sekolah SMPN 27 Bekasi, Dwi Kusdinar.

Dengan memanfaatkan limbah plastik seperti botol air mineral yang kemudian dirangkai vertical berbentuk pot dan ditamankan berbagai tanaman. Sedikitnya ada 12 jenis tanaman, mulai dari lily paris dan anggrek, saat sudah ditanam di depan, area musala dan ruang guru sekolah.

“Saya mencetuskan ide tersebut kemudian saya komunikasikan dengan guru, dan mereka menyambut baik ide tersebut,” aku Dwi.

Dengan memanfaatkan keterbatasan lahan di sekolah, Dwi berharap hal ini bisa menjadi sebuah terobosan untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang hijau dan asri.

“Kami berharap vertical garden yang saat ini banyak dilakukan oleh siswa SMPN 27 Bekasi, juga bisa diikuti oleh siswa-siswa sekolah lainnya di Kota Bekasi sekaligus bukti nyata sekolah di dalam mendukung program adipura di Kota Bekasi,” pungkasnya. (gir)

Feeds