Dua Wakil Ketua DPRD Adu Pendapat

ilustrasi

ilustrasi

POJOKSATU.id,CIKARANG– Dua wakil ketua DPRD Kabupaten Bekasi memiliki pendapat yang berbeda soal rencana keberangkatan anggota pansus ke Kabupaten Badung, Bali dan Lombok. Dua pimpinan itu masing-masing memiliki pandangan terhadap rencana keberangkatan anggotanya itu pada pertengahan April.

Wakil Ketua DPRD I Kabupaten Bekasi, Jejen Sayuti mendukung rencana keberangkatan anggota Pansus LKPJ ke Kabupaten Badung, Bali dalam waktu dekat. Menurut dia, lokasi tujuannya bagus dan memang sudah menyelesaikan LKPJ.

“Itu yang bagus menurut teman-teman di (Pansus) LKPJ,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD II Kabupaten Bekasi, Daris justru menganggap sebaliknya. Menurut dia, lokasi studi banding tidak tepat dan tidak sesuai dengan tujuan keberangkatan anggota pansus.

“Sebaiknya DPRD studi banding yang lebih tepat, yang sesuai dengan persoalan. Umpama LKPJ ke tempat parawisata, kan tidak bagus,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Kabupaten Bekasi, Aat Barhaty mengaku tak bisa menolak ataupun menyetujui usulan tujuan studi banding. Kata dia, pihaknya hanya sebatas fasilitator anggota dewan.

“Kami hanya memfasilitasi saja,” singkatnya.

Diberitakan sebelumnya, Pengamat Kebijakan Publik, Yayan Rudianto mengatakan, dalam menentukan destinasi studi banding ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Seperti mencari daerah yang dianggap best practice untuk studi banding LKPJ maupun Pansus Perpustakaan.

Sedangkan Direktur CBA, Uchok Sky Khadafi menganggap rencana keberangkatan Pansus LKPJ Kabupaten Bekasi ke Bali dengan anggaran Rp600 juta tidak logis. Bahkan ia menduga kalau rencana tersebut hanya akal-akalan anggota dewan untuk menikmati uang rakyat.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, APBD Kabupaten Badung ternyata lebih kecil dibanding Kabupaten Bekasi. Daerah yang berada di Provinsi Bali itu pada 2014 lalu memiliki APBD sebesar Rp3,2 triliun, sementara Kabupaten Bekasi sebesar Rp3,483 triliun. (neo)

Feeds

WARGA MENOLAK SSA : Spanduk penolakan Sistem Satu Arah (SSA) yang mengatasnamakan Forum RW dan LPM Kelurahan Depok Jaya terpasang di sisi Jalan Nusantara Raya, kemarin malam. Foto : Ahmad Fachry/Radar Depok

Warga Depok Jaya Tolak Sistem Satu Arah

POJOKJABAR.com, DEPOK – Sistem satu arah (SSA) yang diujicoba Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, mulai diprotes. Keladinya, jalan searah tersebut dinilai …