556 Peserta UN Menumpang

Print

POJOKSATU.id, BEKASI – Sebanyak 556 siswa tingkat SMA dan SMK di Kota Bekasi, dipastikan saat pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 13-15 April mendatang akan menumpang ke sekolah lain. Pasalnya, sekolah tempat mereka menimba ilmu masih berstatus sebagai terdaftar atau belum terakreditasi.

Di Kota Bekasi, terdapat 42 sekolah terdiri dari 8 SMA dan 34 SMK yang belum terakreditasi. Untuk itu, saat pelaksanaan UN nanti, mereka diwajibkan menginduk kepada sekolah pembinanya.

’’Mereka wajib menginduk atau menggabungkan diri ke sekolah pembinanya saat pelaksanaan UN nanti,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Dedi Junaedi.

Menurutnya, sekolah yang belum terakreditasi tersebut sebagian besar berstatus swasta. Sedangkan jumlah peserta UN tahun ini di Kota Bekasi mengalami peningkatan, di mana tahun 2014 yang lalu berjumlah 29.562 siswa. Sedangkan tahun 2015 ini sebanyak 30.072 siswa.

“Ada 8 SMA dengan jumlah siswa sebanyak 114 orang dan 34 SMK dengan jumlah siswa sebanyak 442 orang yang belum terakreditasi di Kota Bekasi,” terangnya.

Dedi menjelaskan, untuk pemberian ijazahnya bagi siswa yang sekolahnya belum terakreditasi akan mendapatkan ijazah sesuai dengan sekolah induknya. ”Akan disesuaikan dengan sekolah induk atau sekolah pembinanya untuk teknis penulisan ijazahnya,” tandasnya.

Meskipun belum terakreditasi, Dedi optimistis bahwa di Kota Bekasi untuk tingkat kelulusannya tahun ini dengan hasil maksimal. ”Kami optimis bahwa tahun ini tingkat kelulusannya bisa mencapai 100 persen di Kota Bekasi,” pungkasnya. (gir)

Feeds