Sulit Atur Sanksi Pemberi Uang Pengemis

GEPENG : Sejumlah pengemis tampak berkeliaran di jalan protokol di Kota Bekasi.RISKY/RADAR BEKASI

GEPENG : Sejumlah pengemis tampak berkeliaran di jalan protokol di Kota Bekasi.RISKY/RADAR BEKASI

POJOKSATU.id, BEKASI –Pemkot belum bisa menuntaskan persoalan gelandangan dan pengemis (Gepeng). Maka tak heran, di beberapa sudut di Kota Bekasi masih tampak Gepeng yang berkeliaran. Bahkan, para Gepeng berada di jalan protokol. Yakni Jalan Hasibuan, Chairil Anwar dan Cut Meutia.

Salah satu pengguna jalan, Marzuki (40) mengatakan, sebenarnya sah-sah saja, para pengemis mencari rezeki di wilayah Kota Bekasi. Tetapi, aksi mereka kerap membahayakan pengguna jalan maupun para pengemis sendiri.

“Kalau adanya pengemis sebenarnya tidak terlalu jadi masalah. Tetapi jangan di jalan besar. Soalnya membahayakan pengguna jalan ataupun diri pengemis tersebut, bisa saja terjadi kecelakaan dengan hal tersebut,” ujarnya.

Ia mengatakan, dengan kondisi yang terjadi sudah bertahun-tahun lamanya, dirasa Pemkot Bekasi harus menunjukan sikap tegas terhadap hal tersebut. Sehingga semakin lama, bisa berkurang keberadaan pengemis dan gembel di jalan jalan protokol.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos), Agus Dharma mengakui masih adanya Gepeng yang beredar di wilayah Kota Bekasi. Agus mengaku tidak tinggal diam. Menurutnya untuk mengatasi masalah Gepeng pihaknya pernah melakukan pelatihan. Namun dia menyayangkan respon mereka. Dalam tiap pelatihan, hanya diikuti tiga peserta saja.

“Dikasih pelatihan terhadap Gepeng tersebut, justru respon yang diberikan sangat rendah. Padahal tidak dipungut biaya dan bisa berguna kedepannya buat mereka,” paparnya.

Ditanya mengenai kemungkinan membuat Perda yang memberikan sanksi bagi pemberi uang pada Gepeng, Agus menilai hal itu tidak mudah.  Salah satu kendalanya karena memang secara agama orang dianjurkan memberikan bantuan pada yang kurang mampu.

“Kalau untuk pembuatan Perda masih sulit dilakukan. Oleh karena itu, segera akan dipasangkan papan imbauan, agar tidak memberikan uang atau lainnya kepada para gembel dan pengemis,” paparnya. (Ian)

Feeds