KPUD Kabupaten Klaim Anti Rasuah

PLENO TERBUKA : Ketua KPUD Kabupaten Bekasi, Idam Kholik (tengah) ketika tengah melakukan rapat pleno terbuka perolehan suara pemilihan presiden dan wakil presiden 2014 lalu. DOK/RADAR BEKASI

PLENO TERBUKA : Ketua KPUD Kabupaten Bekasi, Idam Kholik (tengah) ketika tengah melakukan rapat pleno terbuka perolehan suara pemilihan presiden dan wakil presiden 2014 lalu. DOK/RADAR BEKASI

POJOKSATU.id, CIKARANG TIMUR – Ketua KPUD Kabupaten Bekasi, Idam Kholik menegaskan bahwa Undang-undang (UU) Pilkada harus ditaati oleh seluruh partai politik maupun politisi yang akan bertarung di Pilkada untuk menjadi calon Bupati dan Wakil Bupati.

“Sesuai dengan undang undang nomor 1 tahun 2015, kami berharap parpol maupun para politisi yang akan bertarung di Pilkada nanti bisa mentaati peraturan tersebut. Karena dalam undang undang tersebut sudah diatur secara hukum,” ujarnya.

Menurutnya, sebagai penyelanggara Pilkada KPUD Kabupaten Bekasi juga harus patuh dan taat terhadap undang-undang tersebut. Dan pihaknya tidak boleh melanggar, jika melanggar maka pihaknya tidak patuh dan taat terhadap aturan tersebut.

“Kita sebagai penyelanggara juga harus taat dan patuh, karena kita juga diawasi oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) selaku pengawas pemilihan umum. Dan kita KPUD sudah bersumpah untuk dapat menyelenggarakan Pilkada, Pemilu sesuai dengan aturan yang berlaku secara hukum,” ungkapnya.

Ketika di konfirmasi jika ada salah satu calon atau partai politik yang ingin melakukan suap terhadap KPUD, Idham menegaskan bahwa tidak akan menerima suap tersebut karena sudah di jelaskan dalam undang-undang maka harus mentaatinya.

“Insya Allah kita sebagai penyelanggara akan komit terhadap undang-undang yang berlaku, karena kita saat menjabat sudah di sumpah dan bersumpah menjalankan pemilihan umum secara jujur dan adil,” pungkasnya. (ran)

Feeds