Disatroni Maling, Data Keluhan PPDB di Kantor Perwakilan Ombudsman Jabar Hilang Digondol Maling

AKSI: Dalam potongan video CCTV Kantor Ombudsman, nampak sudah familiar dengan tempat kejadian. CAPTURED

AKSI: Dalam potongan video CCTV Kantor Ombudsman, nampak sudah familiar dengan tempat kejadian. CAPTURED

Cari Aman

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Kantor Perwakilan Ombudsman Jawa Barat disusupi pencuri di siang bolong, tepatnya pukul 13.00 WIB, Rabu (11/7). Aksi pria itu terekam dalam kamera Closed Circuit Television (CCTV) yang berdurasi 01.26 menit saat menggondol dua buah telepon genggam (handphone) dan data keluhan Pedaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) dalam sebuah laptop.

Pelaku nampak menggunakan jaket bommber berwarna hitam menggunakan tas dan topi berwarna coklat gelap. Dalam video sang pencuri keluar masuk ruang pengaduan Ombudsman dan terlihat seolah tidak ragu lagi dan hafal letak penempatan beberapa barang elektronik.

Kepala Perwakilan Ombudsman Jabar, Haneda Sri Lastoto membenarkan kejadian pencurian tersebut, ia juga pastikan, dalam laptop yang dicuri beberapanya ada data dari pelaporan PPDB.

“Ada kemungkinan disalah satu telepon asisten bukan hanya data PPDB tapi kordinasi antar lembaga, ada beberapa nomor kontak juga yang akan kami tindak lanjut dari satu laporan,” ungkapnya di Jalan Kebonwaru Utara, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (11/7).

Haneda mengatakan, meskipun data tidak hanya tersimpan pada satu telfon yang dicuri, namun beberapa data tersimpan di leptop cukup mengkhawatirkan, seperti beberapa data laporan sejak dari 2012.

Haneda menceritakan, Ombudsman memiliki dua satpam dan satpam yang biasa menjaga siang sedang tugas ke Kabupaten Bandung Barat (KBB), dalam keadan tersebut satpam penjaga malam lah yang bertugas.

“Kami kordinasikan langsung pada polda dan datang inafis kemudian melakukan pengambilan olah tkp dan melaporkan secara resmi ke polrestabes,”jelasnya.

Haneda berharap, data pengajuan berada dalam laptop tersebut masih disimpan anggotanya dibeberapa tempat penyimpanan lain, Namun ia masih menyayangkan atas hilangnya telepon genggam salah satu stafnya itu.

“Informasi yang kebetulan ada dalam telepon yang hilang ini banyak informasi yang perlu ditindak lanjuti,” Haneda mendukung aparat kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut, meskipun sedang mengalami musibah, ia pastikan tidak ada perubahan bagi masyarakat yang akan mengadukan laporanlaporan PPDB.

(RBD/azs/pojokjabar)


loading...

Feeds