Ini Maklumat Bikers Brotherhood Soal Penyalahgunaan Nama Hingga Atribut, Baca di Sini

Penampilan salah satu band saat memeriahkan peringatan ulang tahun Bikers Brotherhood MC (BBMC) ke-28 yang didukung oleh Coklat Retro memukau anggota BBMC, di jalan Sukabumi, Sabtu (29/10).

Penampilan salah satu band saat memeriahkan peringatan ulang tahun Bikers Brotherhood MC (BBMC) ke-28 yang didukung oleh Coklat Retro memukau anggota BBMC, di jalan Sukabumi, Sabtu (29/10).

POJOKJABAR.com, BANDUNG– Banyaknya pihak yang tidak bertanggung jawab dan telah menyalahgunakan nama, logo, dan atributnya, Bikers Brotherhood (BB) 1% MC Indonesia mengeluarkan maklumat tentang penggunaan nama, logo, dan atribut BB1%MC Indonesia.

Maklumat tersebut dikeluarkan El Presidente BB1%MC, Pegi Diar dengan nomor 02/El-Pres/BBMC/V/2018 di Bandung.

“Sehubungan dengan banyaknya¬† pemakaian logo Bikers Brotherhood 1%MC di Indonesia maka BB1%MC Indonesia dengan surat keputusan (SK) Direktorat Jenderal (Ditjen) Administrasi Hukum Umum (AHU) nomor 0005923.AH.01.07.TAHUN 2018 adalah pemilik sah atas merek dengan nomor yang terdaftar di Ditjen AHU,” kata Pegi, di Bandung, Sabtu (7/7).

Baca:

 

Dia menegaskan, dengan SK AHU tersebut, Bikers Brotherhood 1% MC Indonesia mengimbau kepada siapa pun untuk tidak lagi menggunakan logo tersebut untuk kepentingan apa pun.

Selain pelarangan penggunaan nama, logo, dan atribu BB1%MC, dalam maklumat yang dikeluarkan Pegi ini juga terdapat tiga poin lainnya yakni tentang perubahan kepengurusan BB1%MC per periode dan penegasan bahwa BB1%MC organisasi yang berdiri yang berdasarkan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

“Organisasi yang sehat itu bukan berdasarkan orang per orang, figuritas dan ketokohan. Melainkan berdasarkan sistem organisasi dimana kedaulatan tertinggi ada di musyawarah anggota dengan berasaskan demokrasi, Pancasila dan UUD 1945. Serta tetap menjungjung tinggi rasa persaudaraan,” ucap Pegi.

Lebih jauh Pegi menambahkan, BB1%MC Indonesia selalu mencoba untuk menjadi salah satu organisasi pencinta motor gede (Moge) yang selalu menjunjung tinggi kebersamaan, menginspirasi dengan berbagi, dan membuat berbagai kegiatan yang bermanfaat agar menjadi pelaku sejarah yang baik.

“Karena kami peduli, karena kami pelaku sejarah, melahirkan saja belum tentu bisa membesarkan, membesarkan harus bisa mempertahankan,” pungkasnya.

(yud/rmol/pojokjabar)


loading...

Feeds

Salah satu penjual ponsel di BCP. (Foto: Yurizkha Aditya/PojokBekasi)

Oppo dan Xiaomi Laris Manis di BCP

SALAH satu produsen ponsel yang sedang naik daun di pasar seluler Indonesia adalah Oppo dan¬†Xiaomi, hal tersebut disampaikan oleh Aidah …