Bos Miras Oplosan Masih Berkeliaran

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Polisi menerbitkan tujuh Daftar Pencarian Orang ( DPO) terkait kasus minuman keras (miras) olposan yang merenggut puluhan orang di Kabupaten Bandung.

Menurut pihak kepolisian, ke tujuh DPO tersebut memiliki keterlibatan dalam pembuatan dan penjualan miras oplosan yang ada di Bandung.

Kepala Bidang Humas (Kabid Humas) Polda Jawa Barat, AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan, tujuh DPO tersebut yakni tiga agen yang berlokasi di Nagreg, Cibiru dan Cicalengka. Termasuk empat orang yang membantu pembuatan miras oplosan tersebut di kasus Cicalengka.

“Tim sedang bergerak mengejar 7 DPO itu,” jelasnya kepada Radar Bandung (Pojoksatu.id Group) saat diwawancarai melalui saluran telepon, Senin (16/4). Ia menuturkan, polisi telah menggeledah sebuah rumah milik tersangka HM yang diduga dijadikan tempat produksi miras oplosan.

Lanjutnya, Polda Jabar juga berkoordinasi dengan Pangdam III/Siliwangi, Pemerintah Kabupaten Bandung, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bandung untuk bersinergi melakukan razia miras secara masif.

“Razia sudah dilakukan, kita support supaya masif apalagi satu bulan ke depan akan puasa. Sehingga bulan Ramadhan nanti sudah bebas miras” tuturnya.


loading...

Feeds