Sejumlah Elemen Masyarakat Jabar Deklarasi Anti-Hoax

DEKLARASI: Kepolisian Daerah Jawa Barat, tokoh organisasi masyarakat, serta sejumlah pimpinan media massa menggelar Deklarasi Anti-Hoax di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa (13/3). Kegiatan tersebut dilakukan guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif pada pelaksanaan Pilkada Serentak Jabar 2018. RAMDHANI/RADAR BANDUNG

DEKLARASI: Kepolisian Daerah Jawa Barat, tokoh organisasi masyarakat, serta sejumlah pimpinan media massa menggelar Deklarasi Anti-Hoax di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa (13/3). Kegiatan tersebut dilakukan guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif pada pelaksanaan Pilkada Serentak Jabar 2018. RAMDHANI/RADAR BANDUNG

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Sejumlah elemen masyarakat Jawa Barat lantang menyuarakan anti hoax. Mereka mendeklarasikan antihoax menyusul banyaknya kasus tidak sesuai fakta, terutama isu penganiayaan ulama.

Elemen masyarakat di antaranya anggota Polri, TNI, tokoh agama dan komponen lainnya sepakat untuk menolak segala bentuk hoax. Beberapa elemen masyarakat maju ke depan untuk mendeklarasikan anti hoax tersebut.

Dua jenderal yaitu Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto dan Pangdam Siliwangi Mayjen TNI Doni Monardo ikut hadir di lokasi acara.

“Kita tidak bisa membendung mejauan teknologi, tapi kita bisa rem itu semua,” ujar Kapolda Jabar, Irjen Pol Agung Budi Maryoto di Mapolda Jabar, Selasa (13/2/18). Ia mengakui, masih banyak masyarakat yang belum tahu bagaimana cara melakukan penyaringannya.

Sehingga, adanya sosialisasi ke tingkat desa atau kecamatan terus dilakukan dengan rutin. Agung pun mengaku terus melakukan beberapa gerakan masiv agar dilakukan kroscek, jadi tidak ada lagi masyarakat yang terjerat oleh Undang-undang ITE.

“Sekarang ini pengguna internet 124 persen dari jumlah penduduk, karena banyak yang memiliki hape lebih dari dua,” ucapnya. Agung berharap, agar lebih cerdas lagi dalam menggunakannya.

Hal itu mengingat saat ini Indonesia khususnya Jawa Barat sedang ada pesata demokrasi rakyat. “Semoga semuanya berjalan aman dan lancar,” pungkasnya.

(RBD/nda/pojokjabar)

loading...

Feeds