Tersangka Kecelakaan di Tanjakan Emen Subang Bertambah

OLAH TKP: Petugas Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melihat kondisi tempat kejadian perkara (TKP) insiden kecelakaan bus pariwisata di Tanjakan Cicenang, Kabupaten Subang, Minggu (11/2/18). RIANA SETIAWAN/RADAR BANDUNG

OLAH TKP: Petugas Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melihat kondisi tempat kejadian perkara (TKP) insiden kecelakaan bus pariwisata di Tanjakan Cicenang, Kabupaten Subang, Minggu (11/2/18). RIANA SETIAWAN/RADAR BANDUNG

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Tersangka kasus kecelakaan di Tanjakan Emen, awal bulan lalu bertambah. Polres Subang menetapkan bernama Saif Rudi (SF) menjadi tersangka setelah sebelumnya, berstatus sebagai saksi.

Saif merupakanm seorang mekanik perusahaan otobus (PO) dijadikan tersangka atas kelalaiannya. Kapolres Subang, AKBP M Joni membenarkan bahwa telah menetapkan Saif menjadi tersangka.

Menurutnya, setelah dilakukan penyelidikan mendalam serta juga olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi oleh Kasatlantas Polres Subang, bahwa Saif menyuruh sopir bus yang sekarang berstatus sebagai tersangka yakni Amirudin (32), untuk mengakali rem yang bocor dengan baut.

Saif mengarahkan Amirudin dan kondektur untuk memotong selang rem lalu menambalnya dengan baut.

“SF memiliki keterkaitan dengan insiden maut yang menewaskan puluhan jiwa tersebut,” ujarnya saat diwawancarai Radar Bandung (Pojoksatu.id Group) melalui saluran telepon, Kamis (22/2/18).

Joni menjelaskan, Amirudin dan Saif telah melakukan komunikasi untuk membicarakan permasalahan rem tersebut pada waktu istirahat di sekitaran Jalan Setiabudhi, Kota Bandung sebelum melanjutkan perjalanan ke arah Subang.

Lanjutnya, mekanik lalu mengarahkan Amirudin untuk memasang baut sementara pada rem yang bocor. Joni mengatakan, dengan melakukan cara alternatif seperti itu, membuat rem bus akan mengalami gangguan pada sistem pengeremannya.

“Cara tersebut akan menjadi sebuah masalah jika perjalanan kendaraan berada di posisi jalanan yang datar. Tapi untuk kondisi jalanan yang menurun dan menanjak secata intens seperti di Tanjakan Emen akan menjadi sebuah masalah,” katanya.

(RBD/cer1/pojokjabar)


loading...

Feeds

ilustrasi

Mayat tanpa Identitas Gegerkan Warga Beberan

POJOKJABAR.com, CIREBON– Mayat tanpa identitas berjenis kelamin laki-laki menggerkan warga desa Beberan, Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon dan sekitarnya, Minggu (24/6/18). …
Di Balik Sidak Sekda Kabupaten Bekasi

Di Balik Sidak Sekda Kabupaten Bekasi

SEJUMLAH organisasi perangkat daerah (OPD) disidak oleh Sekda Kabupaten Bekasi Uju pada Jumat (22/6/2018). Ia membeberkan sejumlah alasan di balik …