Tahun Ini, Pemkab Bandung Barat Target Perbaikan 3.500 Rutilahu

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, BANDUNG BARAT – Tahun ini Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menargetkan akan menuntaskan perbaikan 3.500 unit rumah tak layak huni (Rutilahu).

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Bandung Barat, Rachmat Adang Syafaat mengatakan, anggaran perbaikan berasal dari APBD kabupaten, provinsi, dan APBN dengan targetnya mencapai 28 ribu Rutilahu.

Menurutnya, bantuan disalurkan melalui kelompok masyarakat berupa bahan bangunan. Namun, sifatnya hanya stimulan. Untuk itu harapannya ada bantuan juga dari masyarakat sekitar untuk menuntaskan perbaikan rutilahu.

“Besarnya bantuan rutilahu, menurut Rachmat bervariasi. Dari APBD kabupaten, yakni Rp 8 juta, APBD provinsi Rp 5 juta, dan dari APBN Rp 15 juta,” jelas Rachmat ketika ditemui, kamis (22/2/18).

Dia menargetkan, perbaikan rutilahu di Bandung Barat tuntas tahun ini. Sehingga, program pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dapat terselesaikan juga.

“Memang masih banyak rumah warga yang hanya berlantai tanah dan beratap jerami. Sebisa mungkin, di Bandung Barat, tidak ada lagi warga yang kondisi tempat tinggalnya seperti itu,” katanya.

Perbaikan rutilahu tersebut, lanjut dia, tersebar di berbagai wilayah di Bandung Barat. Namun, kebanyakan berada di wilayah selatan, mulai Cililin, Sindangkerta, Cipongkor, Gununghalu, hingga Rongga.

Sementara itu, para relawan kemanusiaan di Kabupaten Bandung Barat juga membantu pemerintah daerah dalam melakukan perbaikan rumah tidak layak huni. Gerakan ini juga melibatkan masyarakat serta aparat ke wilayahan setempat.

“Lokasinya tersebar di beberapa daerah, seperti di Ngamprah, Cipatat, Cihampelas, Padalarang, dan daerah lainnya yang butuh bantuan,” kata Mulyadi Humaedi, Sekretaris Pergerakan Relawan Kemanusiaan KBB.

Mulyadi mengungkapkan, besarnya bantuan perbaikan rutilahu rata-rata Rp5 juta per unit. Dana tersebut diperoleh dari iuran anggota serta donatur. Sementara untuk memperbaiki rutilahu, masyarakat setempat termasuk Ketua RT dan RW juga ikut membantu.

“Kami saling membantu dengan cara iuran untuk membantu masyarakat yang kurang mampu,” pungkasnya.

(RBD/bie/pojokjabar)


loading...

Feeds

ilustrasi

Mayat tanpa Identitas Gegerkan Warga Beberan

POJOKJABAR.com, CIREBON– Mayat tanpa identitas berjenis kelamin laki-laki menggerkan warga desa Beberan, Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon dan sekitarnya, Minggu (24/6/18). …
Di Balik Sidak Sekda Kabupaten Bekasi

Di Balik Sidak Sekda Kabupaten Bekasi

SEJUMLAH organisasi perangkat daerah (OPD) disidak oleh Sekda Kabupaten Bekasi Uju pada Jumat (22/6/2018). Ia membeberkan sejumlah alasan di balik …