Aa Gym Sampaikan 5 Fakta Fenomena ODGJ, Nomor 5 Wajib Diperhatikan

KH Abdullah Gymnastiar./Foto: Istimewa

KH Abdullah Gymnastiar./Foto: Istimewa

POJOKJABAR.com, BANDUNG– Pelaku teror kini menjadi fenomena hampir selalu diduga ODGJ.

Pelaku teror tersebut terjadi di bebagai daerah di Jawa Barat.

Fenomena pelaku teror ini selalu diduga ODGJ ini terjadi terhadap pemuka agama, seperti pimpinan pondok pesantren, ulama dan sebagainya.

Berikut lima fakta yang dihimpun Pojokjabar.com:

1. Sudah ada 21 kasus

Kasus ODGJ sangat ini sedang marak sekali.

ODGJ menganiaya ulama.

Berita terkait: Marak Kasus ODGJ, Aa Gym: Ada yang Mengancam Saya Secara Terus–menerus

Aa Gym, ulama kondang asal Bandung ini memaparkan bahwa sudah ada 21 kasus yang berhasil dihimpunnya.

2. Umat islam chaos

Dai kondang asal Bandung, Aa Gym mengajak masyarakat tidak terprovokasi isu ODGJ yang saat ini sedang marak.

Menurut Aa Gym, ada pihak yang ingin umat Islam marah.

“Ada yang ingin umat Islam chaos,” ucapnya saat mengisi kajian sehabis salat Subuh, Kamis (22/02/2018) di Bandung.

3. Islam tampak tidak baik

Aksi 212 kemarin, menurut Aa Gym, menjadi bukti kepada dunia kalau umat Islam rahmatan lil ‘alamin.

“Rumput saja tidak diinjak,” tambahnya.

Berita terkait: VIDEO! Aa Gym: Ada yang Ingin Umat Islam Chaos

Aa Gym menduga bahwa ada pihak yang ingin Islam tampak tidak baik, terprovokasi.

4. Kurang terekspos

Aa Gym menduga bahwa ada pihak yang ingin Islam tampak tidak baik, terprovokasi.

“Kita juga gak suka gereja dirusak. Tapi kenapa kalau ada satu pihak yang terganggu semua pihak bersikap,” protes Aa Gym.

Mungkin, tambahnya, kalau pihak yang tergangu muslim juga direspon, tapi kurang terekspos.

5. Ada yang selalu mengancam Aa Gym

Aa Gym menyampaikan bahwa ada yang selalu mengancam dirinya, bahkan secara terus–menerus, siang dan malam.

Baca juga: Tanggapi Pilkada, Aa Gym: Kita Hadapi Indonesia Saat Ini Musim “Dengnas”

“Lalu apakah ada yang mengancam Aa Gym? Ada yang mengancam saya secara terus–menerus, siang dan malam. Itulah dosa–dosa saya. Kalau takdir saya mati terbunuh, yang penting masih di jalan Allah,” akunya.

(mar/pojokjabar)


loading...

Feeds

ilustrasi

Mayat tanpa Identitas Gegerkan Warga Beberan

POJOKJABAR.com, CIREBON– Mayat tanpa identitas berjenis kelamin laki-laki menggerkan warga desa Beberan, Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon dan sekitarnya, Minggu (24/6/18). …
Di Balik Sidak Sekda Kabupaten Bekasi

Di Balik Sidak Sekda Kabupaten Bekasi

SEJUMLAH organisasi perangkat daerah (OPD) disidak oleh Sekda Kabupaten Bekasi Uju pada Jumat (22/6/2018). Ia membeberkan sejumlah alasan di balik …