Saat Ditanya Soal OTT Kada Subang, DPD Golkar Jabar Senyap

Bupati Subang, Imas Aryumningsih. (Jawa Pos)

Bupati Subang, Imas Aryumningsih. (Jawa Pos)

POJOKJABAR.com, BANDUNG– DPD Golkar Jawa Barat tidak banyak berkomentar terkait kabar KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap kepala daerah (Kada) Subang dalam operasi senyap yang digelar Selasa (13/2) malam kemarin.

“Sementara ini kita belum bisa berkomentar apa-apa,” ucap Ketua Badan Pengendalian Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar Jawa Barat, MQ Iswara di Bandung, Rabu (14/2).

Sebagai informasi,  pada Selasa (13/02/3018) Tim Satgas Penindakan KPK berhasil  mengamankan sejumlah pihak lain dan barang bukti uang suap yang diterima sang bupati.

Usai diamankan, para pihak yang diciduk dari Selasa (13/2) malam hingga Rabu (14/2) pagi tengah menjalani pemeriksaan intensif guna ditentukan status hukumnya.

Berita terkait: Wabup Subang: Saya Akan Kroscek Langsung

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap kepala daerah. Dalam operasi senyap yang digelar Selasa (13/2) malam, Tim Satgas Penindakan lembaga antirasuah menangkap seorang kepala daerah di wilayah Jabar.

“Ya benar, Bupati Subang IA Ditangkap,” kata sumber internal KPK, di Jakarta, Rabu (14/2). IA ditangkap karena kedapatan melakukan transaksi suap menyuap.

Selain IA, tim penindakan juga membekuk sejumlah pihak lain di antaranya CAS (Ajudan), K( sopir), M (swasta) I (Asisten pribadi), A (Kabin Perijinan) D (buruh), dan Y (pelayan perijinan).

Saat ini para pihak yang diamankan telah sampai di Gedung KPK sejak Rabu (14/2) dini hari hingga Subuh tadi. Mereka tengah menjalani pemeriksaan intensif guna ditentukan status hukumnya dalam waktu 1×24 jam.” Mengacu ke KUHAP, KPK diberikan waktu maksimal 24 jam untuk penentuan status pihak-pihak yang diamankan tersebut,” tukas juru bicara KPK Febri Diansyah.

(mar/pojokjabar)


loading...

Feeds