Satu Perusahaan di Cimahi Menolak Sidak, 13 Perusahaan Terbukti Melanggar

PENGEcEKAN: Salah seorang petugas sedang mengambil sample air di sungai Citarum, Bandung beberapa waktu lalu. Ist

PENGEcEKAN: Salah seorang petugas sedang mengambil sample air di sungai Citarum, Bandung beberapa waktu lalu. Ist

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat melakukan inspeksi mendadak kepada 39 perusahaan yang ada di Bandung Raya. Dari segi visual, 80 persen pabrik yang berada di sekitar aliran sungai Citarum tersebut melanggar.

39 perusahaan tersebut terdiri dari 22 perusahaan di Kabupaten Bandung, 4 perusahaan di Kota Bandung, 5 perusahaan di Kota Cimahi, dan 8 perusahaan di Kabupaten Bandung Barat.

Meski demikian, DLH Jabar belum melakukan uji lab kepada seluruh perusahaan. Baru 13 diantaranya sudah diuji dan terbukti mencemari air dengan limbah yang dibuang melebihi ambang baku mutu air.

Demikian disampaikan Kepala DLH, Anang Sudarna kepada wartawan di Kantor DLH Jalan Naripan, Kota Bandung, Senin (12/2/18). 13 perusahaan tersebut berada di sejumlah wilayah, yakni Kabupaten Bandung Barat (KBB), Cimahi dan Kota Bandung.

“Yang sudah diuji lab itu baru 13 perusahaan. Mereka terbukti membuang limbah cair ke aliran Citarum. Bahkan limbah yang dibuang melebihi batas ambang baku mutu air,” ucapnya.

Selanjutnya, hasil laboratorium 13 perusahaan itu akan diserahkan ke Pemda masingmasing untuk diberikan sanksi. Empat di antaranya akan diberikan sanksi pidana dan diserahkan langsung ke pihak Polda Jabar.

“Sanksi pidana karena ada perusahaan yang sudah pernah terkena sanksi administrasi. Sedangkan sisanya kami serahkan ke Pemda masingmasing,” kata Anang.

Tindakan itu adalah tindak lanjut dari arahan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan dari rapat terbatas (Ratas) Kabinet pada tanggal 16 Januari 2018 di Kota Bandung. Rapat yang dipimpin langsung oleh Presiden R.I, Joko Widodo membahas tentang penataan DAS Citarum sekaligus pengawasan ketaatan pelaku usaha dalam pengelolaan lingkungan hidup.

Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten/Kota se Bandung Raya telah melaksanakan inspeksi mendadak pada tanggal 2-3 Februari 2018.


loading...

Feeds