Disdukcapil KBB: Mulai 1 Februari 2018 Pencetakan Kartu Keluarga di Kantor Kecamatan

Ilustrasi Kartu Keluarga (KK).

Ilustrasi Kartu Keluarga (KK).

POJOKJABAR.com, BANDUNG BARAT – Bagi warga masyarakat Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang hendak mengurus Kartu Keluarga (KK), tidak perlu lagi mendatangi Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) di Komplek Perkantoran Pemkab Bandung Barat, di Mekarsari Ngamprah.

Pasalnya, mulai 1 Februari 2018 pencetakan KK akan dilakukan di Kecamatan setempat. Kepala Disdukcapil KBB, Wahyu Diguna mengatakan pencetakan KK di Kecamatan ini untuk mendekatkan pelayanan administrasi kependuduk (adminduk) bagi masyarakat.

Selain itu, untuk meminimalisasi penumpukan berkas di Kantor Disdukcapil. “KK dicetak di kantor Kecamatan, setelah dicetak di Kantor Disdukcapil, tinggal ditandatangan saja, tidak usah menunggu pencetakan lagi,” kata Wahyu saat dihubungi, Rabu (17/1/18).

Dia menjelaskan khusus untuk warga yang memiliki masalah data pada KK, seperti Nomor Induk Kependudukan yang tidak aktif, tidak ada data, dan mutasi penduduk kota/kabupaten, pengurusannya harus dilakukan di Kantor Disdukcapil.

Sebab, data tersebut harus disesuaikan dengan database di pusat. “Jadi pencetakan KK itu bisa dilakukan di Kecamatan setelah warga mendaparkan surat keterangan domisili dari RT/RW dan desa setempat ,” ujarnya.

Lebih lanjut Wahyu mengungkapkan, saat ini pihaknya terus meningkatkan pelayanan pembuatan dokumen kependudukan. Di amtaranya, dengan program Bingkisan CERMAT yakni Cepat, Efisien, Reliable, Mutu, Akuntabilitas, dan Tertib.

“Ini juga sesuai dengan visi misi Pak Bupati, yakni Cermat (Cerdas, Rasional, Maju, Agamis, dan Sehat),” ujarnya.

Dengan program itu, masyarakat diberikan kemudahan berupa pembuatan beberapa dokumen kependudukan sekaligus, seperti Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, Kartu Identitas Anak, hingga Kartu Tanda Penduduk Elektronik. Dengan demikian, warga tidak perlu bolak-balik untuk membuat dokumen kependudukan.

Dia mencontohkan, untuk warga yang baru lahir, bisa dikeluarkan Akta Kelahiran, Kartu Identitas Anak dan KK baru. Bagi warga pendatang, bisa dikeluarkan e-KTP dan KK dengan berbekal surat keterangan pindah dari daerah asal.

Untuk warga yang pindah juga bisa dikeluarkan surat keterangan pindah dengan hanya berbekal KK saat ini. “Intinya, hanya dengan berbekal KK, berbagai dokumen kependudukan lainnya bisa dikeluarkan sekaligus secara bersamaan,” pungkasnya.

(RBD/bie/pojokjabar)

AHM Luncurkan All New Honda PCX Produksi Indonesia

loading...

Feeds